<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PENDAPA Cyber Media &#124; Situs Berita Kampus UST Yogyakarta &#187; Yogyakarta</title>
	<atom:link href="http://lpmpendapa.com/category/yogyakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lpmpendapa.com</link>
	<description>Inilah Situs berita Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) PENDAPA Tamansiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 May 2012 08:59:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Kudho Satriyo Menarik Massa</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/04/22/kudho-satriyo-menarik-massa/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/04/22/kudho-satriyo-menarik-massa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2012 00:52:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maryani</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDAPA Selintas]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=925</guid>
		<description><![CDATA[Siang hari di dekat pasar Niten mendadak ramai dengan penampilan berbagai grup jathilan. Hal itu... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/04/22/kudho-satriyo-menarik-massa/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang hari di dekat pasar Niten mendadak ramai dengan penampilan berbagai grup jathilan. Hal itu menarik perhatian warga yang melintasi jalan Bantul dan warga sekitar. “Saya mau pulang ke rumah, saat melewati pasar Niten kearah Bantul. Saya melihat ada keramaian, saya penasaran dan melihatnya. Ternyata ada acara pertunjukan jathilan. Acara seperti ini sudah agak jarang diadakan lagi, senang bisa melihatnya kembali,” ujar Fauzan (32) warga Sanden, Bantul.</p>
<p>Pementasan tersebut sengaja diadakan di rumah Supriyanto (45) pada Sabtu (21/4) di Winongo, Kasihan, Bantul. Hal ini dimaksudkan untuk merayakan hari Kartini serta syukuran kelahiran Agam ke-17, anak Supriyanto yang juga anggota dari grup jathilan Kudho Satriyo.</p>
<p>Seiring berkembangnya zaman, kesenian jathilan pun mengalami perkembangan dari masa ke masa. Di era saat ini kesenian jathilan ada yang menamakannya dengan sebutan ‘Jathilan Kreasi Baru’. “Perbedaannya yang paling mencolok salah satunya terletak pada alat musik yang digunakan. Dulu hanya menggunakan gong serta alat seadanya. Sekarang ditambah dengan macam-macam intrumen baru seperti drum, dan beberapa alat musik modern lainnya,” ungkap Supriyanto saat ditemui Pendapa di sela-sela pertunjukan.</p>
<p>Pementasan berlangsung dari jam satu siang hingga jam sebelas malam. Penampilan dibagi menjadi 5 babak pementasan. Tercatat, kurang lebih 120 kru dari berbagai grup kesenian jathilan. Pada pertengahan babak ditandai dengan acara tiup lilin oleh Agam sebagai simbolis acara ulang tahunnya. “Pentas ini diadakan secara mandiri, dan saya senang karena mendapat tanggapan positif, baik dari warga maupun dari pihak pemerintahan yang mendukung acara ini,” kata Hevi (22) kakak Agam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/04/22/kudho-satriyo-menarik-massa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Aksi Hingga Posko Pengaduan</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/03/27/dari-aksi-hingga-posko-pengaduan/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/03/27/dari-aksi-hingga-posko-pengaduan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Mar 2012 17:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maryani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=888</guid>
		<description><![CDATA[Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) terus mendapat reaksi dari berbagai elemen masyarakat.... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/03/27/dari-aksi-hingga-posko-pengaduan/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_897" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/03/Web.jpg"><img class="size-medium wp-image-897" title="" src="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/03/Web-300x202.jpg" alt="Posko Pengaduan BBM" width="300" height="202" /></a><p class="wp-caption-text">KENAIKAN BBM: Posko Pengaduan, tepat di depan Gedung Mandala Bakti Wanitatama jalan Laksda Adisucipto yang didirikan oleh massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) [Foto: PENDAPA/ MARYANI</p></div>Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) terus mendapat reaksi dari berbagai elemen masyarakat. Tak terkecuali dari Majelis Mahasiswa Universitas &#8211; Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (MMU-KBM UST). Mereka melakukan aksi pada Senin (26/3) dengan diiringi petugas kepolisian setempat. Dibawah terik matahari serta semburan asap kendaraan puluhan massa aksi bertolak dari kampus UST menuju SPBU Sultan Agung. Berbekal bendera dan sepanduk yang berisi tuntutan serta pengeras suara masa mereka berupaya meneriakkan tuntutan mereka kepada pemerintah. Mereka menilai bahwa  kebijakan-kebijakan yang diambil merugikan rakyat.</p>
<p>Tuntutan mereka adalah menentang kenaikan harga BBM yang direncanakan per-1 April 2012. Kebijakan tersebut dinilai hanya akan semakin menindas rakyat. Selain itu, mereka juga menuntut agar pemerintah menangkap dan mengadili koruptor dengan menyita asetnya serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi. Usai berorasi di depan SPBU Sultan Agung dan gagal masuk SPBU, massa aksipun melanjutkan aksi ketitik nol kilometer.</p>
<p>Ditempat lain, diwaktu yang hampir bersamaan, tepatnya di depan Gedung Mandala Bakti Wanitatama jalan Laksda Adisucipto telah didirikan Posko Pengaduan BBM. Kegiatan tersebut gabungan dari 26 organisasi meliputi mahasiswa, petani, buruh, pemuda, pers, dan bagian-bagiannya yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM). Dimulai pukul 09.00 pagi, dan posko tersebut direncanakan akan berlangsung hingga SBY-Budiono menggagalkan rencana kenaikan harga BBM.</p>
<p>“Posko dimaksudkan untuk membangun kebijakan rakyat yang meluas. Dengan ini masyarakat dapat mengadukan dampak kenaikan harga BBM terhadap kehidupan mereka setelahnya,” ungkap Budiman HK selaku koordinator umum.</p>
<p>Ketika ditanya mengenai simbol babi yang dipasang tepat didepan posko, Budiman yang juga ketua Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini menambahkan, “Babi adalah hewan yang selalu mengganggu ketentraman rakyat. Maksudnya rezim yang bekerja saat ini adalah rezim yang selalu mengganggu kepentingan rakyat. Solusinya adalah rezim harus segera mencabut kenaikan harga BBM serta melaksanakan pasal 33 UUD 1945 secara konsisten.”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/03/27/dari-aksi-hingga-posko-pengaduan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Road to Faculty Hadir di FKIP</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/03/20/road-to-faculty-hadir-di-fkip/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/03/20/road-to-faculty-hadir-di-fkip/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 03:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desi Sri Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[UKM Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=880</guid>
		<description><![CDATA[Area parkir basement FKIP mendadak ramai. Pasukan Dewantara (sebutan untuk anggota UKM Musik Dewantara) nampak... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/03/20/road-to-faculty-hadir-di-fkip/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Area parkir basement FKIP mendadak ramai. Pasukan Dewantara (sebutan untuk anggota UKM Musik Dewantara) nampak tengah sibuk mempersiapkan alat-alat musik. <em>Road to Faculty</em> yang di selenggarakan UKM Musik Dewantara pun dimulai pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Sabtu (17/3) sore, UKM Musik Dewantara menghadirkan 15 band dalam acara <em>Road to Faculty</em> yang merupakan agenda rutin setiap bulannya. Gibon, selaku ketua UKM Musik Dewantara menjelaskan bahwa tujuan dari diadakannya <em>Road to Faculty</em> adalah untuk mengenalkan kepada mahasiswa dan masyarakat umum bahwa UST memiliki UKM Musik yang produktif.</p>
<p>Tema yang di usung dalam <em>Road</em> <em>to</em> <em>Faculty</em> kali ini adalah “<em>Tribute to Dewantara</em>”. Gibon menuturkan bahwa setiap band wajib membawakan sebuah lagu dari album kompilasi UKM Musik Dewantara C#1. Band-band yang mengikuti acara tersebut antara lain; Seven Around Confuses Invader, Rockin Filty, Stop Kontak, East Brother, The Earthquake, Clepto D’nino, Explosion, Neraka Bumi, Terapi, The G, No Name, Asma, Ayakin Akustik, dan J@rak. Acara tersebut berlangsung lancar hingga pukul 22.00 WIB.</p>
<p>“Untuk saat ini kami ingin menggelar <em>Road to Faculty</em> di FKIP dahulu, baru ke kampus lain yaitu kampus Ekonomi dan kampus Psikologi,” ungkap Gibon. Dengan diselenggarakannya acara <em>Road to Faculty</em> ini, Gibon berharap seluruh pasukan Dewantara semakin mempererat rasa kekeluargaan dan menjadikannya sebuah wadah untuk mengasah kemampuan mereka sebelum tampil di acara yang lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/03/20/road-to-faculty-hadir-di-fkip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daihatsu Star Tercebur ke Kali</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/03/14/daihatsu-star-tercebur-ke-kali/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/03/14/daihatsu-star-tercebur-ke-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2012 03:39:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wulandari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=870</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah mobil ber-merk Daihatsu Star bernomor polisi AB 1208 CB terperosok di Kali Manunggal, Selasa... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/03/14/daihatsu-star-tercebur-ke-kali/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp" style="text-align: left;">
<dl id="attachment_871" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/03/Foto-Web-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-871" title="Foto Web 1" src="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/03/Foto-Web-1-300x186.jpg" alt="Mobil Terperosok" width="300" height="186" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Sebuah mobil ber-merk Daihatsu Star bernomor polisi AB 1208 CB terperosok di Kali Manunggal, Selasa (13/3). | Foto: Wulandari</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: left;" align="center">Sebuah mobil berjenis Daihatsu Star terperosok ke dalam Kali Manunggal di jalan Batikan, Selasa (13/3) sekitar pukul 11.12 WIB. Menurut keterangan Hari, sopir mobil, kejadian tersebut disebabkan motor dari arah berlawanan terlalu ke tengah jalan. “Karena jalannya rusak, saya menyetir terlalu ke kiri dan terkena karung pasir akhirnya mobil saya terperosok,” tuturnya.</p>
<p>Menurut Heru, warga setempat yang rumahnya persis disebelah tempat kejadian, mobil bernomor polisi AB 1208 CB yang dikendarai Hari menghindari motor  dari arah berlawanan sehingga terlalu menepi ke bibir jalan dan menginjak karung pasir lalu terperosok ke kali.</p>
<p>Selang beberapa saat setelah kejadian, dengan bantuan polisi setempat akhirnya datang mobil Derek untuk mengevakuasi mobil tersebut. Proses evakuasi sempat mengalami kendala. Selain lokasi yang cukup sempit, rantai yang digunakan untuk menarik juga sempat putus. Setelah hampir satu jam akhirnya mobil tersebut dapat terevakuasi.</p>
<p>Menurut Heru, sebelum kejadian tersebut juga pernah terjadi hal serupa. “Dua minggu yang lalu juga pernah terjadi kejadian serupa. Akan tetapi dialami pengendara sepeda motor yang yang menghindari kendaraan dari arah berlawanan dan masuk ke dalam parit seberang jalan” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/03/14/daihatsu-star-tercebur-ke-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Naga 130,6 Meter Turun Ke Jalan</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/02/07/naga-1306-meter-turun-ke-jalan/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/02/07/naga-1306-meter-turun-ke-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 02:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Budiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDAPA Selintas]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=845</guid>
		<description><![CDATA[Di bawah awan tipis yang tampak meliputi bulan pertama di malam ke-15 setelah tahun baru... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/02/07/naga-1306-meter-turun-ke-jalan/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_848" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/02/Untitled-11.jpg"><img class="size-medium wp-image-848" title="Naga turun ke jalan" src="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/02/Untitled-11-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Penampilan Naga Doreng Yonarhanudse 15 di kawasan nol kilometer Yogyakarta dalam acara Jogja Dragon Festival. Acara pada malam (6/12) merupakan puncak dari Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta saat malam ke-15 bulan pertama tahun baru Imlek 2563. Foto: Wahyu Z</p></div>
<p>Di bawah awan tipis yang tampak meliputi bulan pertama di malam ke-15 setelah tahun baru Imlek (6/12). Malam ataupun hari ke-15 itu dinamakan sebagai Shang Yuan Cieh dalam bahasa latin atau Cap Go Meh yang berarti juga akhir sekaligus puncak acara perayaan Tahun Baru Imlek yang saat ini bertepatan dengan tahun baru Imlek 2563.</p>
<p>Naga (Liong) sepanjang 130,6 meter turun ke kawasan nol kilometer untuk ikut meramaikan acara &#8220;Jogja Dragon Festival&#8221; yang merupakan bagian dari Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) VII. Kawasan itu pun dibanjiri penduduk Tionghoa maupun bukan untuk menyaksikan liong yang tercatat sebagai liong terpanjang dan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara oleh Museum Rekor Indonesia pada tahun 2010.</p>
<p>Selain liong MURI yang dimainkan oleh 200 orang dari Batalyon Infanteri 403 Kentungan Yogyakarta, masih ada belasan liong lainnya yang turut berusaha menyajikan penampilan terbaik di depan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Liong Lung Shing Hwee dari Salatiga menjadi penampil terbaik dan memperoleh Piala Raja Sri Sultan Hamengku Buwono X serta uang pembinaan sebesar 15 juta.</p>
<p>PBTY yang dibuka pada tanggal 2 Februari ini ditutup pada 6 Februari 2012 malam oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam pidato penutupannya Sri Sultan mengatakan bahwa budaya Tionghoa merupakan subkultur Yogyakarta. Acara malam itupun diakhiri oleh pesta kembang api.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/02/07/naga-1306-meter-turun-ke-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FBTY VII Hibur Masyarakat Yogyakarta</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/02/04/fbty-vii-hibur-masyarakat-yogyakarta/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/02/04/fbty-vii-hibur-masyarakat-yogyakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 03:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ernawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=836</guid>
		<description><![CDATA[Kompleks Pecinan di Ketandan Yogyakarta, seketika riuh rendah karena suara musik pengiring Barongsai serta ramai... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/02/04/fbty-vii-hibur-masyarakat-yogyakarta/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_837" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_3328.jpg"><img class="size-medium wp-image-837" title="Tarian pembuka PBTY" src="http://lpmpendapa.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_3328-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu tarian pembuka PBTY VII, Kamis (2/2) | Foto: Ahmad Mustaqim</p></div>
<p style="text-align: justify;">Kompleks Pecinan di Ketandan Yogyakarta, seketika riuh rendah karena suara musik pengiring Barongsai serta ramai oleh 68 stan bazar, mulai dari pernak-pernik hingga makanan khas Tionghoa. Pasalnya didaerah tersebut, Kamis (02/01) sedang berlangsung pembukaan Festival Budaya Tionghoa Yogyakarta yang ke-7 (FBTY VII). Acara yang bertemakan ‘Mengukuhkan Kebhinekaan Yogyakarta’ tersebut diadakan guna memeringati tahun baru Imlek 2563.</p>
<p style="text-align: justify;">Festival tersebut dijadwalkan akan berlangsung selama lima hari kedepan, yakni 2-6 Februari 2012. Sebelum prosesi acara pembukaan dimulai, penonton yang hadir terlebih dahulu disuguhi oleh tari Liong yang dibawakan oleh sekelompok penari. Seketika lapangan Ketandan penuh oleh penonton yang ingin menyaksikan Liong dan Barongsai yang tengah beraksi. Pembukaan FBTY FBTY VII tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat Yogyakarta, diantaranya Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X yang didampingi oleh GKR Hemas dan Walikota Yogyakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara pembukaan tersebut diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua umum, Tri Kirana. Beliau menyampaikan bahwa ada lima hal yang ingin dicapai dengan diselenggarakannya acara ini, yakni melaksanakan tradisi Imlek, melestarikan dan memperkenalkan budaya Tionghoa, memberikan informasi kepada masyarakat tentang etnis Tionghoa, untuk pariwisata dan meningkatkat pendapatan masyarakat sekitar, meramaikan Yogyakarta sebagai kota budaya dengan menghadirkan pertunjukan budaya Tionghoa.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap harinya, selama lima hari kedepan festifal tersebut akan dimulai pukul lima sore. Dimana akan menampilkan atraksi Liong, wayang Ko Tai Hi, karaoke untuk umum, ada pula lomba pidato bahasa Mandarin antar pelajar dan mahasiswa, serta hiburan dari 48 grup kebudayaan yang ada di Yogyakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepat pukul 19:58 WIB, Sri Sultan  HB X membuka FBTY VII. Dewi Kwan In, yang menurut mitos hadir untuk memberkati, muncul dengan anggunnya dan memberikan tanda kepada Sultan untuk membuka acara tersebut. Seketika bunyi petasan dan kembang api terdengar di sekeliling panggung. Naga, yang merupakan salah satu simbol kebudayaan Tionghoa, berlari menghampiri penonton dan menari-nari menandakan dimulainya FBTY VII.</p>
<p><strong>Perlu Adanya Pemetaan </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Puncak acara ini nantinya akan diadakan pada 6 Februari 2012 dengan konsep acara berupa karnaval budaya Tionghoa dan akan menghadirkan naga sepanjang 135 m yang nantinya akan pawai brsama mulai dari taman parkir Abu Bakar Ali hingga titik nol kilometer, dan ditutup dengan pesta kembang api. Panitia berharap semoga dengan diadakannya acara ini bisa memberikan hiburan yang  semarak bagi masyarakat Yogyakarta yang guyup, akur, dan rukun.</p>
<p style="text-align: justify;">Di pertengahan acara tersebut Sri Sultan HB X sempat mengutarakan harapannya, yakni selain masyarakat Tionghoa yang diterima di Indonesia, sebaiknya ada juga pemetaan budaya Tionghoa. Karena, menurutnya, ada banyak kesamaan budaya antara budaya Tionghoa dengan budaya masyarakat Indonesia. Jika pemetaan tersebut dapat dilakukan maka akan lebih memperkaya budaya Indonesia. “Karena kebudayaan yang besar itu memiliki sub kebudayaan dan kebudayaan Tionghoa ini merupakan sub kebudayaan Indonesia,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/02/04/fbty-vii-hibur-masyarakat-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wajah Baru Pengurus Musik Dewantara</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/01/21/wajah-baru-pengurus-musik-dewantara/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/01/21/wajah-baru-pengurus-musik-dewantara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 06:26:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seno dwi.s</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDAPA Selintas]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=833</guid>
		<description><![CDATA[Unit kegiatan mahasiswa (UKM) Musik Dewantara Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) melantik kepengurusan baru. Acara yang... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/01/21/wajah-baru-pengurus-musik-dewantara/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Unit kegiatan mahasiswa (UKM) Musik Dewantara Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) melantik kepengurusan baru. Acara yang berlangsung Jumat (20/1) sore ini, bertempat di halaman kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).</p>
<p>Pemilihan yang diadakan hari Rabu (18/1) lalu dan dihadiri semua anggota UKM Musik Dewantara berakhir dengan terpilihnya Ryan Adriyanto selaku ketua UKM Musik Dewantara periode 2011-2012. Visi misi yang diusung ketua UKM Musik Dewantara yang baru yaitu berusaha untuk lebih kompak dan lebih baik kedepannya.</p>
<p>Ryan menuturkan pengurus baru UKM Musik Dewantara akan melanjutkan program kerja (proker) yang belum terlaksana yaitu mengompakkan anggota intern. “Kami juga akan menambah proker baru, yaitu nonton bareng atau bedah film yang bertujuan mempererat kembali pengurus UKM Musik Dewantara.” tambah Ryan yang lebih akrab disapa Gibon.</p>
<p>Selain itu, kedepannya UKM Musik Dewantara juga akan melebarkan sayapnya. “Yang pasti kepengurusan kedepannya akan lebih baik dan mempererat link di luar agar semua orang tahu Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST).” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/01/21/wajah-baru-pengurus-musik-dewantara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KSP ‘Kejutkan’ Pengunjung Grebeg Buku</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/01/01/ksp-kejutkan-pengunjung-grebeg-buku/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/01/01/ksp-kejutkan-pengunjung-grebeg-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 09:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Mustaqim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[Sesaat ketika musik tradisional dimainkan, dua orang muncul dengan berpakaian serba hitam dengan tali dan... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/01/01/ksp-kejutkan-pengunjung-grebeg-buku/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sesaat ketika musik tradisional dimainkan, dua orang muncul dengan berpakaian serba hitam dengan tali dan pecahan-pecahan kain yang panjangnya kurang lebih satu meter melilit ditangan, kaki, dan tubuhnya. Nampak wajah mereka terlihat putih. Mereka berjalan dengan berat dan begitu tertatih hingga akhirnya sampai di atas panggung. Tak lama kemudian beberapa orang dengan penampilan serta melakukan gerakan yang hampir serupa. Diikuti dua pria dengan aksesoris yang sama pula berjalan menuju panggung.</p>
<p>Selang beberapa saat, tatkala mereka sudah berada diatas panggung, salah seorang dari mereka berbicara. Sesekali beberapa dari mereka menjawabnya. Menjelang akhir mereka setengah berdiri dangan menutupi seluruh anggota tubuhnya dengan kain warna hitam. Hal tersebut seakan memberikan suasana yang agak mencekam. Tak berapa lama pementasan pun berakhir. Disisi lain, beberapa penonton nampak terlihat melingkari tempat pertunjukan, seakan mereka terperanga melihat pemein-pemein Teater Kelompok Sastra Pendapa (KSP) Yogyakarta yang berpenampilan sedikit ‘aneh’.</p>
<p>Demikian gambaran sekilas penampilan Teater KSP. Acara tersebut dalam rangka Malam Sastra Malioboro yang bekerjasama panitia Grebeg Buku di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama, Sabtu (31/12) malam. Selain pementasan Teaterikalisasi Puisi, juga diisi pebacaan puisi oleh sastrawan-sastrawan yang hadir, diantaranya, Sri Harjanto Sahid (Yogyakarta), Susi Ayu (Bekasi), Iman Budhi Santosa (Yogyakarta), Liek Suyanto (pemain FTV), Nia Samsihana (Jakarta), Untung Basuki (Yogyakarta) dengan lagu puisinya, serta beberapa sastra lain dari Madura dan Bali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/01/01/ksp-kejutkan-pengunjung-grebeg-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Bangsa Indonesia yang Sesungguhnya</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2012/01/01/menjadi-bangsa-indonesia-yang-sesungguhnya/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2012/01/01/menjadi-bangsa-indonesia-yang-sesungguhnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 09:18:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahmad Mustaqim</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDAPA Selintas]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[Jadilah orang Indonesia yang tahu istiadat, budi pekerti, budaya yang bisa menjadikan nilai hidup untuk... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2012/01/01/menjadi-bangsa-indonesia-yang-sesungguhnya/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadilah orang Indonesia yang tahu istiadat, budi pekerti, budaya yang bisa menjadikan nilai hidup untuk seluruh dunia. Demikian pesan dari Dr. R. Sahaedy Noor, SK, MM, salah satu pemateri dalam acara refleksi akhir tahun.</p>
<p>Acara seminar refleksi akhir tahun tersebut diadakan Majelis Mahasiswa Universitas Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (MMU KBM-UST). Acara yang bertemakan “Tamansiswa Ditengah Terjangan Sistem Pendidikan Global” ini dilaksanakan di Pendopo Agung Tamansiswa, Jumat (30/12) malam.</p>
<p>Pemateri acara refeleksi akhir tahun tersebut selain Dr. R. Sahaedy Noor, SK, MM, juga Drs. Hadi Pangestu R, ST, MT (Wakil Rektor III UST), Yusri Husen (Ketua Front Pejuang Pemuda Indonesia Kota Yogyakarta), serta perwakilan dari Wali Kota Yogyakarta.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2012/01/01/menjadi-bangsa-indonesia-yang-sesungguhnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teater KSP Perform</title>
		<link>http://lpmpendapa.com/2011/12/31/teater-ksp-perform/</link>
		<comments>http://lpmpendapa.com/2011/12/31/teater-ksp-perform/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 07:18:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Desi Sri Rahayu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpmpendapa.com/?p=779</guid>
		<description><![CDATA[Teater Kelompok Sastra Pendapa (KSP) Yogyakarta menggelar “Teaterikalisasi Puisi” di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama Yogya... <a class="meta-more" href="http://lpmpendapa.com/2011/12/31/teater-ksp-perform/">more <span class="meta-nav">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teater Kelompok Sastra Pendapa (KSP) Yogyakarta menggelar “Teaterikalisasi Puisi” di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama Yogya Sabtu (31/12) malam ini. Acara tersebut dalam rangka Malam Sastra Malioboro ke-13. Teaterikalisasi puisi yang disutradari oleh Dian Novitasari dan musik oleh Anggit Dini Astuti ini merupakan naskah karya Wahyana Giri MC.</p>
<p>Acara teaterikalisasi puisi ini juga sebagai bentuk praktik pemanggungan anggota teater KSP, yaitu Mansyur, Koko, Endang, Husein, Risa, Eko, Anggit, Zaenab, Bonang, Janu, Heru, Agus, M. Nur, Yono, Heri, Etri, dan Oki. “<em>Perform </em>malam nanti merupakan penampilan kami yang pertama sebagai kepengurusan yang baru. Tujuan diadakannya teaterikalisasi puisi ini sebagai pembelajaran dari workshop Teater KSP yang dilaksanakan pada 17-18 Desember lalu,” ungkap Eko Budiono sebagai pimpinan produksi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpmpendapa.com/2011/12/31/teater-ksp-perform/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

