Ajang Duta GenRe: Bentuk Aktualisasi Diri Para Dewantara Muda

Dokumentasi : Kalyana

Ga nyangka, sebenernya dari awal banyak temen-temen lebih kompeten dan lebih hebat dari saya, lebih cocok lah jadi duta GenRe tapi Alhamdulilah banget saya di beri kesempatan jadi duta GenRe. Perjuangan sampai jadi juara, perjuangan sangat luar biasa. Dulu saya pernah punya brewok ya itu saya cukur demi acara ini. Saya melakukan hal ini karena ingin memberikan yang terbaik aja kan do the best everywhere and everytime,” Ungkap Dodo juara 1 Finalis Putra.

“Kami termotivasi mengadakan kembali pemilihan Duta Mahasiswa GenRe UST 2019 yang sudah dimulai sejak dua tahun yang lalu”, terang Firdos Ferdi selaku panitia pelaksana kegiatan ini.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Berencana Bersama Dewantara Muda Guna Memperkuat Daya Cipta, Rasa, dan Karsa,” malam puncak Grand Final pemilihan Duta Mahasiswa GenRe UST berlangsung di ruang Ki Sarino Kampus Pusat UST, sekitar pukul 19:00 WIB(29/04/2019).

“Persiapan acara sudah dari Februari, dimulai dari pembentukan panitia pada Februari akhir, Maret mengonsepacara, sampaibulan April dilaksanakan” Jelas Firdos

Mekanisme pemilihan Duta GenRe mahasiswa tersebut sudah berjalan sesuai prosedur. Para pendaftar sebelum menjadi finalis harus melewati tahap-tahap seleksi, mulai dari pengumpulan berkas hingga tahap seleksi wawancara hingga terpilih masuk 12 besar Finalis Duta Mahasiswa GenRe UST. Finalis 12 besarakan tampil dan unjuk bakat di malam puncak acara. “Para Finalis sudah dibekali dengan adanya karantina seperti latihan catwalk, pemberian materi tentang (NAPZA), Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), Seks Pranikah, agar bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di Grand Final Duta,” Tambahnya.

Pemilihan Duta GenRetahun 2019 kali ini, melibatkan tiga juri, Galang Rambu ketua PIK-M 2017-2018, Okti Duta GenRe DIY 2017, dan Hengki wakil ketua PIK-M 2017-2018.

“Antusias dan meriah sekali. Tamu yang hadir dari prodi-prodi, IMPS, dan UKM ikut serta memeriahkan acara,” Papar Firdos. Sebagai ketua panitia berharap semoga acara Duta GenRe 2020 bisa diadakan kembali, terkonsep lebih, maksimal, dan matang.

 “Semoga nanti siapa yang terpilih kedepannya bisa jadi contoh untuk generasi muda khususnya di UST. Semoga jadi teladan untuk kita semua.Walaaupun untuk penampilan secara pribadi masih kurang, tapi udah cukup bagus”, ungkap Tofa dari Universitas Mercu Buana.

Usai rangkaian acara, penobatan Duta GenRe diumumkan. Juara satu Finalis Putri bernama Puspita dari prodi Bahasa Inggris, juara satu Finalis Putra oleh Tri Widodo prodi Psikologi. Untuk juara dua Finalis Putri diraih Dita prodi Pendidikan IPA, juara dua Finalis Putra oleh Setyo dari prodi Pendidikan Fisika. Terakhir juara tiga Finalis Putri bernama Ekyen prodi Psikologi, dan juara 3 Finalis Putra bernama Benyamin dari prodi Pendidikan Fisika.

Ga nyangka, sebenernya dari awal banyak temen-temen lebih kompeten dan lebih hebat dari saya, lebih cocok lah jadi duta GenRe tapi Alhamdulilah banget saya di beri kesempatan jadi duta GenRe. Perjuangan sampai jadi juara, perjuangan sangat luar biasa. Dulu saya pernah punya brewok ya itu saya cukur demi acara ini. Saya melakukan hal ini karena ingin memberikan yang terbaik aja kan do the best everywhere and everytime,” Ungkap Dodo juara 1 Finalis Putra.

Dodo menambahkan bahwasannya kedepanya akan merangkul lembaga-lembaga mahasiswa dan setiap elemen mahasiswa untuk aktif mengawasi dan memberikan kontribusi positifdi kalangan remaja terutama di kalangan UST.” Terobosannya memberikan edukasi dari segi dan jalan manapun, bisa lewat sosial media, offline, danjuga nanti kita bakal memberikan acara-acara yang menarik untuk mengampanyekan GenRe itu sendiri,” pungkasnya.[P]