Bahaya Penyakit Menular Isu SARA

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus DIY menggelar aksi solidaritas kemanusiaan atas teror yang terjadi di Christchurch, Selandia Baru. Aksi membakar lilin sebagai tanda duka dan doa bersama ini dilakukan para mahasiswa di Tugu Yogyakarta Senin petang (18/3/2019).

Tertulis dalam rilisnya, mahasiswa mengatakan bahwa teror yang terjadi di Selandia Baru sebagai suatu kejahatan yang keji. Teror sengaja diciptakan untuk membangkitkan permusuhan antarras dan agama. Ketakutan dan keresahan akan mendorong massa untuk mencari sebab lahirnya teror, sehingga berpeluang memunculkan antipati dari sebagian anggota masyarakat terhadap imigran.

“Teror Selandia Baru merupakan kejahatan yang parah terhadap kemanusiaan.Tidak hanya membunuh, kelompok teror tersebut sengaja membangkitkan permusuhan antarras dan agama,” ungkap Syukri salah satu peserta aksi. Syukri juga mengatakan bahwa teror yang terjadi bukan persoalan agama, tetapi merupakan persoalan politik.

“Tindak teror tersebut bukanlah masalah agama. Itu masalah politik yang mengorbankan kemanusiaan. Kami mengutuk keras terorisme dan pilitik SARA,” tambahnya.

Urlik Hufum August saat membacakan pernyataan sikap aliansi mengatakan bahwa gelombang imigrasi besar-besaran yang terjadi selama ini dipicu oleh peperangan yang dikobarkan oleh kekuatan imperialis di berbagai kawasan. Gelombang imigrasi ini dianggap akan dengan mudah dimanfaatkan oleh kelompok populis sayap kanan untuk mengeksploitasi isu SARA.

“Imigrasi besar-besaran itu menyasar negeri-negeri barat yang selanjutnya dimanfaatkan oleh kelompok populis sayap kanan untuk mengeksploitasi isu SARA. Hal ini menandakan negeri-negeri imperialis seperti Amerika Serikat, Rusia, dll berkontribusi dalam menciptakan kekacauan dunia,” jelas Urlik selaku koordinator aksi.

Selain itu, para mahasiswa mengajak seluruh masyarakat di Indonesia untuk berhati-hati terhadap ‘penyakit menular’ isu SARA. Mereka berkata agar masyarakat bahu-membahu dan berpartisipasi aktif melawan politik SARA demi persatuan bangsa.