Bahagia dengan Mengubah Keadaan

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

hhhhh

Senin, 11 Maret 2019 bertempat di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Dewantara Study Club (DSC) menyelenggarakan lesehan cerdas dengan tema Siasat Jitu Kuliah Bahagia. Diskusi dihadiri oleh kalangan mahasiswa dan umum, baik dari UST maupun luar UST.
Diskusi ini diadakan rutin satu bulan sekali. Tema Siasat Jitu kuliah Bahagia sengaja panitia angkat untuk menjawab keresahan mahasiswa dalam dunia akademik. “Banyak pertanyaan kenapa kuliah tidak mementingkan kebahagiaan?
Kawan-kawan tidak merasa bahagia karena beban tugas yang mereka dapat sehingga membuat stress,” ujar Fahmi Anwar selaku ketua panitia.
Melky narasumber diskusi menyatakan di dalam pendidikan masih ada antagonisme “Gaya Bank”, di mana dosen yang menjadi puncak dari hierarki (maha benar) sedangkan murid dibatasi dalam berpendapat dan berekspresi. “Pendidikan kurang menyenangkan karena adanya copy paste pengetahuan. Kalau tidak sama dengan apa yang dikatakan dosen, itu dikatakan salah,” ujar Melky.

Dewa Putu narasumber lain dalam diskusi ini menyatakan bahwa anyak mahasiswa memilih jurusan karena faktor pasar, mereka sibuk menilai laku dan tidaknya kemampuan mereka di pasaran. Akibatnya membuat mahasiswa tidak bahagia saat mengikuti perkuliahan. “Kebahagiaan ada di dalam diri kita sendiri, yaitu saat apa yang kita butuhkan selaras dengan apa yang kita inginkan. Kita bisa bahagia jika terlibat aktif dalam mengubah keadaan, tanpa mengubah keadaan kita tidak bisa mengubah diri sendiri (kebebasan diri). Bahagia adalah seni,” ujar Dewa.
Amel salah satu peserta yang hadir mengatakan bahwa diskusi DSC merupakan diskusi yang membangun. “Forum diskusi DSC ini adalah forum diskusi yang membangun. Tetapi agar pendiskusian tidak terkesan menjatuhkan, sebaiknya peserta yang hadir dalam diskusi tidak menjustifikasi sesautu hal,” ujarnya.
Ditulis oleh: Widiya Saputri dan Lailatul Nur Aini

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *