Pergantian Kepengurusan LPM PENDAPA Tamansiswa Periode 2019/2020

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) PENDAPA Tamansiswa menyelenggarakan Musyawarah Anggota (Musyang) di Wisma Andreas, Kaliurang, Yogyakarta pada Jumat-Minggu (15-17 Februari 2019). Musyawarah ini dilangsungkan selama 3 hari, terhitumg sejak Jumat (15/02) pukul 19.00 WIB sampai Minggu (17/02) pukul 17.30 WIB. Kegiatan Musyang tahun ini dilangsungkan guna menutup kepengurusan periode 2018/2019 sekaligus membuka kepengurusan baru periode 2019/2020.

Kegiatan Musyang dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Himne Tamansiswa. “Dalam acara pembukaan, seluruh anggota diwajibkan untuk mengenakan pakaian berkerah. Biar ada pembaruan kultur dari Musyang tahun-tahun sebelumnya.” ungkap Putri selaku Sie Acara Musyang 2019.

Hal lain yang dibahas dalam Musyang LPM PENDAPA Tamansiswa 2019 ini di antaranya: pembahasan tata tertib persidangan, pemilihan presidium inti, pembahasan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) dan Garis-garis Besar Haluan Kerja (GBHK), Laporan Pertanggungjawaban pengurus periode 2018/2019, pelantikan anggota dari status anggota magang menjadi anggota tetap, kemudian ditutup dengan pemilihan Pemimpin Umum (PU) dan Pemimpin Redaksi (Pemred).

Pada sesi pemilihan, Handrianus Pereta Puor terpilih menjadi PU menggantikan Arif Eko Widodo, dan Suroto terpilih menjadi Pemred menggantikan Lucya Frisca A. Andri selaku PU terpilih berharap supaya kepengurusan LPM PENDAPA Tamansiswa berikutnya lebih solid dan memiliki rasa kepedulian yang baik terhadap organisasi. “Semoga ke depannya semua anak PENDAPA memiliki rasa kesadaran dalam diri dan peduli terhadap PENDAPA sehingga mampu bekerjasama dengan baik.” ungkap Andri.

Selain itu, Arif selaku PU di kepengurusan sebelumnya menyatakan bahwa masih ada ‘pekerjaan rumah’ yang harus segera diselesaikan. “Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh kepengurusan, terutama persoalan-persoalan yang berkaitan dengan mahasiswa di dalam kampus” ujarnya. LPM PENDAPA Tamansiswa sebagai pers mahasiswa perlu terlibat aktif dalam mengawal persoalan-persoalan pembatasan aktivitas produktif mahasiswa di lingkungan kampus, demikian Arif menambahkan.
Harapan lain bersinggungan dengan pelaksanaan Musyang LPM PENDAPA Tamansiswa 2019 juga disampaikan oleh Laili Choerun N. “Harapanku, teman-teman dapat terlibat aktif dan memiliki loyalitas dalam segala kegiatan LPM PENDAPA” ujarnya menutup pembicaraan. [P]