UKM Musik Dewantara: Membangun Emansipasi Wanita dengan Bermusik

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Sabtu, (29/4/2017). Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Dewantara menggelar konser  Controversial Music Colaboration (CMC) yang bertajuk Rising Up And Shining. Acara ini dilaksanakan di lapangan basket Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST).

Suhud selaku ketua panitia mengungkapkan, bahwa acara ini masih merupakan rangkaian memperingati hari Kartini, karenanya konsep ini mengusung tema emansipasi wanita. Senada dengan Nugroho “kita mengangkat sosok Kartini, di mana beliau adalah tokoh pencetus emansipasi  wanita, di mana dari perjuangan kartini tersebut wanita bisa bersinar”.

Acara ini diperuntukan kepada  masyarakat luas terutama untuk mahasiswa UST. Disisi lain, dengan adanya acara ini, UKM Musik Dewantara ingin memperkenalkan UST  pada masyarakat luas. “Objek acara ini ke semua masyarakat  terutama mahasiswa UST, selain itu kita juga ingin memperkenalkan UST juga” ungakap suhud selaku ketua panitia.

Mengenai pengisi acara CMC di antaranya dari Musik Dewantara sendiri seperti, Dewantara Rock, Kayu Manis, NEAMO, Will Bless You, VENA, ada penampilan dari UKM Sanggar Pamong, serta dari UKM luar UST seperti, ZIA (UAD), Snap the Sonic (UMY), Akprind Die Verspild,  Kolaborasi FKUKMMY, dan  goest star band indi Yogyakarta HANVINHELL.

Saat ditemui di acara, Suhud menyampaikan harapannya semoga dengan adanya acara ini, untuk ke depannya wanita-wanita di Indonesia khususnya di Yogyakarta bisa terinspirasi setelah datang ke acara ini, serta agar lebih berani maju dan meningkatkan kreatifitas.[P]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *