Dari Penandatanganan Kerjasama Hingga Seminar Nasional

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Ruang Ki Sarino Mangunpranoto Kampus Pusat Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) menjadi saksi Penandatangan Kerjasama Antar Perguruan Tinggi Tamansiswa Seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada Rabu, (21/09). Bedasarkan keterangan dari Ki Imam Ghozali selaku Wakil Rektor I UST, acara yang dihadiri oleh pejabat struktural dari UST, Universitas Tamansiswa Padang, Universitas Tamansiswa Palembang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tamansiswa Banjarnegara, dan STIE Tamansiswa Jakarta tersebut menyepakati bahwa seluruh Perguruan Tinggi Tamansiswa di Indonesia akan bersama-sama untuk melaksanakan dan mengembangkan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Ki Imam menceritakan, pertemuan tersebut berawal dari kunjungan Rektor UST ke Universitas Tamansiswa Padang, “dari sana itu muncul pemikiran bahwa kenapa kita tidak membuat simposium,” ungkap Ki Imam. Selain menyepakati kerjasama untuk melaksanakan dan mengembangkan Catur Dharma, beberapa Perguruan Tamansiswa yang hadir tersebut sedang menyiapkan akreditasi institusinya. Mengingat bahwa akreditasi institusi di UST adalah B, muncul banyak pertanyaan mengenai proses mengurus akreditasi institusi tersebut. Salah satu pertanyaan yang dimunculkan adalah mengenai penetapan Visi dan Misi Institusi. Nyi Yuyun Yulia selaku Wakil Rektor VI UST memberikan jawaban atas pertanyaan mengenai penetapan Visi Misi UST bahwa permintaan dari masyarakat adalah salah satu hal yang harus diakomodasi, “kalau Visi Misi itu juga harus ada stakeholder-nya,” ungkap Nyi Yuyun.

Tidak hanya hadir dalam Penandatangan Kerjasama, tamu dari Perguruan Tinggi Tamansiswa seluruh Indonesia juga akan mengikuti Seminar Nasional Implementasi Ajaran Ki Hadjar Dewantara, Kamis, (22/09). Seminar tersebut mengadirkan pembicara Ketua Umum Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Prof. Dr. Sri Edi Swasono, Guru Besar Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus Dwi Koranto, M.Agr.Sc., dan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno. Oleh karena itu, kedatangan tamu dari Perguruan Tinggi Tamansiswa seluruh Indonesia dianggap sangat tepat, selain karena dapat memperkenalkan seminar nasional di UST, Nyi Yuyun mengungkapkan salah satu contoh kerjasama yang berikutnya bisa saja diadakan yaitu seminar nasional bersama, “Biar kita sesama Tamansiswa ini ya bergerak, dikenal, jangan sampai Tamansiswa itu hanya sebagai sejarah,” tegas Nyi Yuyun.[p]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *