Seperti Garuda

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Jangan sesekali kau samakan
Antara aku dengan mahluk kebanyakan
Karena selama apa pun waktumu berbincang
Tak akan pernah kau temukan
Arti dari mimpi burukmu semalam

Jangan tunggu sampai esok hari
Jika perlu secepatnya saja pergi angkat kaki
Tinggalkan ruang hampa ini,
Biarkan aku menyudut sendiri

Perlu kau tahu sebelum pergimu
Tentang asal-usul terlahirnya diriku
Aku berbeda dengan ratusan bayi di luar sana
Karena aku lahir bukan dari turunan Hawa
Melainkan lahir dari rahim sang Dewi Cinta

Darah yang mengalir dalam tubuhku
Berwarna biru, menandakan langit yang melindungiku
Uratku bercabang menyilaukan mata
Menandakan petir
Yang nantinya akan menjadi sumber kesaktianku

Aku memiliki sepasang sayap
Tak jauh berbeda seperti ibuku
Yang mampu terbang melintasi angkasa
Seperti Garuda

Yogyakarta, 12 April 2016

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *