Goa Jepang: Destinasi Wisata Pendongkrak Ekonomi

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Ada belasan goa peninggalan Jepang di Yogyakarta yang saat ini masih banyak dikunjungi wisatawan. Salah satunya ada di Lereng Gunung Merapi, Kaliurang, Sleman, Yogyakarta yang acap dikenal dengan nama Goa Jepang. Pada Rabu, (13/01) memasuki masa libur panjang, Goa Jepang selalu ramai dikunjungi oleh Masyarakat. Adapun pengunjung yang datang dari berbagai wilayah seperti  Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul dan sekitarnya.

Bokir salah satu juru parkir tempat wisata Goa Jepang menyatakan bahwa ia mendapatkan dampak positif akan bertambahnya wisatawan yang mampu mempengaruhi perekonomian warga setempat. ”Sewaktu hari minggu dan saat liburan goa Jepang pasti dipadati wisatawan,” terang Bokir saat ditemui Tim Pendapa.

Ramainya wisatawan pada hari libur panjang juga berdampak pada kenaikan harga tiket masuk (HTM). Bokir menjelaskan bahwa ada perbedaan HTM antara wisatawan domestik dan wisatawan asing. Wisatawan domestik hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 6.000 pada hari biasa. Namun, pada hari libur HTM untuk wisatawan domestik naik menjadi Rp 8.500, sedangkan untuk wisatawan asing harga tiket masuk berkisar sekitar Rp 25.000 – Rp 100.000. “Begitu juga dengan tarif parkir,” jelas Bokir.

Bokir juga menjelaskan bahwa Goa Jepang yang ada di Kaliurang ini memiliki keunikan dan karakter tersendiri untuk menarik para wisatawannya. “Di dalamnya terdapat dua puluh lima goa yang saling berhubungan satu sama lain, masih dijaga keasliannya, dan tanpa penerangan,” terang Bokir. Tidak ada larangan tertentu untuk para wisatawan, sehingga wisatawan dapat bersantai. Selain itu para wisatawan juga dapat melihat Gunung Merapi dari Rumah Pohon.

Praktik Menulis Stright News dalam In House Traning LPM PENDAPA Tamansiswa di Kaliurang

*Anggota Magang LPM PENDAPA Tamansiswa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *