Waktu: Pemberi Harapan Baru Untuk Menggali Ilmu

Foto bersama anggota pendapa di depan Monumen Pers Nasional. Sabtu, (09/01/2016). Foto: Rhion/Pendapa
Foto bersama anggota pendapa di depan Monumen Pers Nasional. Sabtu, (09/01/2016). Foto: Rhion/Pendapa

Perjalanan kehidupan manusia memiliki banyak tantangan. Dalam menghadapi tantangan dalam hidupnya manusia memiliki strategi sebagai langkah untuk mengambil kebijakan. Hal tersebut seakan menjadi alarm bagi manusia bahwa dalam menjalani hidup tidak semudah membalikan telapak tangan.

Hari demi hari manusia selalu berusaha untuk menata hidupnya agar lebih berguna dan bernilai. Manusia akan selalu merasa puas jika bisa memanfaatkan hari-harinya untuk hal-hal yang bernilai. Dalam artian, waktu seakan terus menerus menuntun kehidupan manusia, waktu dapat menjelaskan bagaimana manusia bergerak dalam lika-liku kehidupan.

Sabtu (9/1/16) saya bersama teman-teman Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Pendapa Tamansiswa berkunjung ke Monumen Pers Nasional Indonesia, salah satu tempat bersejarah yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah ini sangat menarik bagi saya karena saya bisa belajar untuk mengenal sejarah perkembangan Pers di Indonesia. Menjadi seorang Jurnalis harus bisa belajar dari sejarah karena dengan belajar dari sejarah kita bisa mengetahui bagaimana perkembangan pemikiran manusia. Hal tersebut merupakan langkah awal saya untuk belajar menjadi seorang Jurnalis.

Perjalanan ke Monumen Pers Nasional di Solo seakan menambah sederet pengalaman baru yang membuat saya bisa belajar untuk lebih menghargai waktu. Waktu yang saya gunakan untuk mengunjungi Monumen Pers Nasional tersebut merupakan hal yang sangat berguna dan bernilai bagi saya karena membuat waktu dalam hidup saya lebih berarti dan tidak sia-sia.

Harapan kini seakan mulai muncul dalam kehidupan saya dan harapan dapat menjawab bagaimana arti dari sebuah kehidupan. Semua harapan yang dicita-citakan akan terwujud dari bagimana kita memanfaatkan waktu yang kita miliki dengan baik. Sebelum terlambat, sebelum tidak ada waktu bagi kita untuk menggali ilmu, kita harus mulai menghargai waktu kita sekarang.

Masalah perubahan seorang manusia juga merupakan masalah waktu. Karena pola pertumbuhan dan perkembangan sewaktu-waktu akan berubah. Dan jika manusia ingin berubah, lakukanlah sekarang juga, jangan menunda waktu walaupun hanya sebentar dan jangan menunggu hari esok karena belum tentu kesempatan di hari ini sama dengan di hari esok.

Dan perjalanan saya ke Monumen Pers Nasional telah melahirkan harapan baru untuk menggali ilmu dan belajar bagaimana mengisi waktu dengan hal-hal yang berguna. Setelah itu, saya yakin dan percaya saya tidak salah dalam mengambil suatu kebijakan.

 

9 Januari 2016

Monumen Pers Nasional, Solo, Jawa Tengah

*Anggota Magang LPM Pendapa Tamansiswa