Penguatan dan Pemantapan Mental dalam Seminar Bahasa Indonesia

Foto bersama setelah penyerahan cinderamata ./Senin, (23/11/2015)// dok. Istimewa.
Foto bersama setelah penyerahan cinderamata ./Senin, (23/11/2015)// dok. Istimewa.

Di ruang Ki Sarino Mangunpranoto kampus pusat Universtas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Program Studi Penddikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menyelenggarakan kegiatan seminar dalam  rangka bulan bahasa sabtu (23/11/15) dengan tema “Pembentukan Mental dan Kepribadian Bangsa Indonesia Melalui Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya”.

Seminar tersebut mendatangkan budayawan sekaligus guru besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Faruk Tripoli, S.U, dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus ketua  Satgas  Program Darmasiswa Republik Indonesia Dra. Pangesti Wiedarti, M.Appl. Ling.,Ph.D, dan Dra. Siti Rochmiyati, M.Pd.

Seminar yang dihadiri oleh 211 peserta termasuk tamu undangan seperti Rektor UST, Dekan FKIP UST, Warek I, Dosen PBSI, mahasiswa PBSI, mahasiswa Pendidikan Seni Rupa, dan mahasiswa Psikologi memberi harapan bagi Ketua Program Studi (Kaprodi) PBSI Ki Basuki agar seminar dalam rangka bulan bahasa tersebut dapat memberikan manfaat. “Khususnya bagi perkembangan ilmu bahasa,” ungap Ki Basuki.

Irfandi Mahifal selaku ketua panitia menerangkan harapannya yang juga dituangkan dalam tema kegiatan seminar tersebut. “Pada seminar ini kami berharap bisa meningkatkan, menguatkan, dan memantapkan mental serta kepribadian berbangsa melalui pengajaran bahasa dan sastra Indonesia,” terang mahasiswa berkulit putih asal Natuna tersebut. (P)