Serpihan

Negeriku yang kaya
Negeriku yang jaya
Negeriku yang perkasa
Negeriku nan rupawan
Luluh lantak hancur bersama kobaran api yang mengganas
Hutanku hancur seketika
Pohonku hanya bangkai-bangkai belulang yang tersisa
Negeri yang malang
Kaya
Jaya
Perkasa
Rupawan
Hanya tinggal angan
Angan dalam balutan si jago merah
Begitu perkasakah ia?
Hingga bisa meluluhlantakkan negeriku
Siapakah dalang yang memainkan lakon ini?
Siapa pula penulis skenario kejam ini?
Mungkinkah, sang penulis jiwa-jiwa rakus yang haus akan kuasa
Haus akan tahta
Ataukah mereka yang ingin menguasai negeriku?
Dan mungkin saja ini murka sang kuasa (P)