Ulang tahun, Tamansiswa Dihadiahi Awards

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

 

Prof. Dr. Sri Edi Swasono, Dalam Peringatan Hut Tamansiswa pada Jumat (3/7/15). Foto: Meta S. Republika Online.
Prof. Dr. Sri Edi Swasono, Dalam Peringatan Hut Tamansiswa pada Jumat (3/7/15). Foto: Meta S. Republika Online.

“Karakter Bangsa Mendesain Masa Depan,” begitulah tema peringatan Hut Tamansiswa ke-93 yang diselenggarakan pada jumat (3/7) sore. Peringatan yang bertepatan dengan bulan suci ramadhan menjadikan acara tersebut berlanjut pada acara berbuka puasa bersama. Masih sama dengan peringatan Hut Tamansiswa tahun lalu yang diselenggarakan secara sederhana dan bertempat di Pendopo Agung Tamansiswa, acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan yaitu, para civitas akademika di Taman Indria, Taman Muda, Taman Dewasa, Taman Madya, Taman Karya dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa serta pengurus Majelis Luhur Tamansiswa maupun pegawai Tamansiswa.

Wakil Ketua Perguruan Ibu Pawiyatan Dra. Jajuk Herawati, M.M. mengawali sambutan di peringatan Hut Tamansiswa ke-93, dilanjutkan dengan Ki Bitus Iswanto dan diakhiri dengan ceramah refleksi peringatan Hut Tamansiswa ke-93 oleh Prof. Dr. Sri Edi Swasono.

Hut Tamansiswa yang ke-93 kali ini memang berbeda, pasalnya Tamansiswa baru saja dianugerahi penghargaan Museum Awards 2015 kategori Museum Cantik yang diselenggarakan oleh Komunitas Jejak Langkah Sejarah (Jelajah) Museum (Baca: Majalah Sinus Edisi Juli 2015 hal.7 “Museum Tamansiswa Raih Penghargaan Purwakalagrha”).

Bersamaan dengan pemotongan tumpeng peringatan Hut Tamansiswa ke-93, Ki Sri Edi Swasono menyerahkan potongan tersebut kepada Nyi Sri Mulyani selaku ketua Museum Dewantara Kirti Griya dan didampingi oleh Ki R. Bambang Widodo, S.pd., M.Pd. selaku pembimbing Museum Dewantara Kirti Griya.

Dalam Pidato tertulisnya yang berjudul Menggugah Kesadaran Budaya: Keberdaulatan dan Kemandirian Negara Terancam, Ki Sri Edi Swasono menegaskan, lebih dari pihak manapun, Tamansiswa-lah yang harus sadar budaya – culturally aware, karena Tamansiswa–lah sekolah nasional pertama yang mengajarkan perihal mendasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara ini. “Semoga Tamansiswa bertahan dan pada ulang tahun ke-93 ini kita tetapkan sebagai awal perjuangan baru. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membimbing kita. Sekian, salam.” Jelas Ketua Umum, Ki Sri Edi Swasono.[P]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *