SAJAK KEMATIAN

KELOMPOK ff editk
Ia pergi untuk selamanya, meninggalkan budi baik untuk dikenang

Ia mati, karena cakar-cakar penguasa

Awan putih membawanya pada singgahsana sang Empunya

Tertawalah mereka sampai berderai air mata

Sedang kami, menangis sampai kering

                                                Perjuangan kami terhenti sebelum masanya

                                                Jadilah kami kambing-kambing dungu

                                                Mengembek di setiap waktu

                                                Tanpa tahu kapan masa perbudakan ini selesai

                                                 

Adakah yang tahu di mana rumah keadilan berada?

Bawa kami kesana bersama dengan secuil susu manis

Karena kami telah jenuh menyeduh kopi tanpa gula

Kami telah bosan menanak nasi kering tanpa rupa

Kami muak melihat wajah penguasa

Wajah yang mengaku tanpa dosa secuilpun

Lalu inikah yang disebut demokrasi?

                                          Akh tiada warna rupanya untuk menyalahkan mereka

                                           Kamipun dipaksa untuk membiarkan jamban kami direbut  mereka

                                          Melepaskan baju untuk membelikan mercy  mereka 

                                           Tiada sanggup kami mengembek di depan mereka