HMJPBS Punya Cara Berbeda dalam Mengadakan Kegiatan

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Anggota HMJPBS berziarah ke makam Ki Hadjar Dewantara di kompleks pemakanam Taman Wijaya Brata Tahunan. Doc.HMJPBS
Anggota HMJPBS berziarah ke makam Ki Hadjar Dewantara di kompleks pemakanam Taman Wijaya Brata Tahunan. Doc.HMJPBS
Jumat malam (08/05/15) Pendopo Agung Tamansiswa terlihat ramai oleh Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) khususnya program studi (prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Seni Rupa yang tergabung menjadi Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni (HMJPBS) UST. Tak hanya HMJPBS UST, mahasiswa dari seluruh jurusan di UST banyak yang ikut serta memeriahkan acara yang diberi nama “Dewantara Muda Berkreasi dalam Bahasa dan Seni” tersebut.
Berbagai perlombaan diselenggarakan dalam acara itu mulai dari perlombaan musikalisasi puisi, menyanyi, pidato berbahasa inggris, story telling, news anchor hingga pameran lukisan dari mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UST. Acara yang diselenggarakan dari hari kamis (07/05) sampai dengan jumat (08/05) tersebut diawali dengan ziarah ke makam Ki Hadjar Dewantara di Taman Wijaya Brata dan di akhiri dengan malam puncak yang di isi dengan pengumuman pemenang perlombaan. “Biasanya kita ke makam Ki Hadjar dulu sebelum pelaksanaan event,” ungkap Ester Hanna Br Sembiring selaku ketua HMJPBS UST.
Reni Setyaningsih mahasiswa prodi PBSI semester dua adalah salah satu peserta yang berhasil merebut juara pertama. Reni menjuarai perlombaan musikalisasi puisi bersama dengan temannya yang juga merupakan mahasiswa prodi PBSI semester dua, Nur Fitriyani. Reni dan Nur tampil membawakan puisi karangan Sitor Situmorang yang berjudul “The Tale of Two Continents” mengaku sangat senang atas pencapaiannya. “Semoga bisa diadakan lagi kegiatan yang semacam ini, supaya mahasiswa bisa menunjukkan kemampuannya,” tutur Reni.
Pembukaan acara tersebut di sambut oleh TMA Kristanto, S.Pd, M.Hum selaku Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UST. Dwi Yuniasari selaku ketua panitia “Dewantara Muda Berkreasi dalam Bahasa dan Seni” menjelaskan, acara itu merupakan program kerja pertama kepengurusan baru HMJPBS dengan tujan untuk mengakrabkan antar mahasisiwa PBSI, PBI dan PSR dan juga bisa menjadi wadah mahasiswa untuk menunjukkan bakat maupun kemampuannya dibidang bahasa dan seni.
Ester berharap mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Seni bisa menjalin kekompakan agar bisa lebih solid dari sebelumnya. Sengaja mengadakan acara di Pendopo Agung Tamansiswa HMJPBS juga ingin menunjukkan aset yang dimiliki Tamansiswa. “Ini lo Pendoponya Tamansiswa,” Ungkap Ester. Kesulitan yang dirasakan HMJPBS sampai saat ini adalah kekurangan anggota laki-laki, akan tetapi hal tersebut tidak mematahkan semangat Ester dan kawan-kawan untuk terus mengadakan kegiatan sebagai wadah mahasiswa UST agar terus berkarya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *