Pelatihan Jurnalistik SMP Terpadu Ma’arif Muntilan Bersama Pendapa

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Syanif Effendi, Pembina eksrakurikuler Jurnalis Tema sedang menyambut kedatangan Pendapa sebelum memulai materi awal pelatihan, pada Senin (30/03/15). Foto: Pengurus Sekolah SMP Terpadu Ma'arif Muntilan.
Syanif Effendi, Pembina eksrakurikuler Jurnalis Tema sedang menyambut kedatangan Pendapa sebelum memulai materi awal pelatihan, pada Senin (30/03/15). Foto: Pengurus Sekolah SMP Terpadu Ma’arif Muntilan.

Keterampilan menulis sejak dini telah dirasa perlu bagi Syanif Effendi selaku guru Bahasa Indonesia di SMP Terpadu Ma’arif Muntilan. Karenanya, Senin kemarin (30/03/15) Syanif Effendi menggelar “Makrab dan Pelatihan Jurnalistik Pembuatan Buletin”, tentunya setelah mendapat izin dari Kepala dan pengurus sekolah. Pendapa adalah Pers Mahasiswa yang senin kemarin dipercayai untuk membimbing dan melatih siswa-siswi peserta pelatihan jurnalistik tersebut.

Berjumlah 6 anggota, Pendapa berangkat dari Jogja sekitar pukul 13.00 WIB. Memasuki daerah Muntilan, hujan seolah mengguyur Pendapa secara sengaja. Naun, kendati demikian, dengan berkendara sepeda motor, tepat pukul 14.20 WIB, Pendapa sampai di lokasi tujuan. Lokasi yang kami tuju, letaknya berdampingan dengan sawah dan sungai-sungai kecil, tepatnya di SMP Terpadu Ma’arif Terpadu, Dusun Bintaro, Gunung Pring, Muntilan. Syanif yang juga menjadi Pembina Ekstrakurikuler Jurnalis Tema, mengantar Pendapa ke ruang kelas VIII A. Di Ruang tersebut lah, nantinya akan berlangsung pelatihan jurnalistik pembuatan buletin.

Baru saja Pendapa duduk, beberapa peserta pelatihan berdiri berurutan sambil mengangkat kertas yang jika tersambung berbunyi “Selamat Datang Kakak Pers Pendapa Tamansiswa di Pelatihan Jurnalistik SMP Terpadu Ma’arif”. Disusul salah seorang siswi yang meloncat ke kursi pojok selatan, lalu melafalkan kalimat yang berbunyi sama dengan tulisan pada kertas tersebut jika tersambung.”Kami adalah siswa-siswi SMP yang haus akan ilmu jurnalistik, insyaallah kami akan meneruskan perjuangan kakak-kakak di bidang jurnalistik,”ucap Seisa Wakil Ketua OSIS SMP tersebut menyambut Pendapa.

Beberapa materi disampaikan dalam pelatihan tersebut. Keorganisasian, Rubriksasi, Fotografi Jurnalistik, Layout, Teknik Penulisan, dan Teknik wawancara adalah materi yang pada Senin kemarin tersampaikan secara urut. Dimulai pukul 14.48 WIB, pelatihan tersebut berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Meski ada beberapa peserta yang ngantuk menjelang pukul 22.00 WIB, sebagian besar yang lain terlihat menyimak materi dengan khusyuk. Salis kelas VIII salah satu peserta pelatihan, ketika ditanya Pendapa soal waktu pelatihan yang berlangsung sampai larut malam, ia menjawab tetap semangat. “Sampai malam ya ngaak papa, sudah dapet izin dari orang tua. Jadi, tetap semangat,”ucapnya.

Syanif, di akhir acara menuturkan ucap terima kasihnya kepada Pendapa. “Terima kasih kepada pers Pendapa, semoga curahan ilmu yang diberikan bisa mendapat balasan kebaikan,”tuturnya. Sebelum acara ditutup dengan season foto bersama dan season penyerahan simbol kenang-kenangan berupa sertifikat dari kepala sekolah kepada Pendapa, Drs.Amron Awaludin selaku kepala sekolah SMP tersebut menuturkan kesan pesannya. “Ini kesempatan luar biasa. Bisa jadi, ini adalah pembuka inspirasi dalam menapaki hidup kalian dan akan jadi bekal kalian nantinya,”tuturnya. Lebih lanjut, Amron mengucap terima kasih pada Pendapa sekaligus menegaskan bahwa apapun bidang ilmu yang manusia tekuni membutuhkan penerjemahan penulisan.”Menulis adalah amal yang tidak lekang oleh waktu,”ucap Amron mengakhiri.[P]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *