Aksi 1000 Tanda Tangan Mahasiswa, Tolak Biaya Perpanjangan Skripsi Naik

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Salah satu mahasiswa sedang ikut tanda tangan sambil berboncengan motor sebagai aksi penolakan kenaikan biaya perpanjangan skripsi, pada Kamis (26/02/2015). Foto: Rion, Pendapa.
Berhenti dengan berboncengan motor, dua mahasiswa membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk  penolakan kenaikan biaya perpanjangan skripsi, pada Kamis (26/02/2015). Foto: Rion, Pendapa.

Kamis, (26/2/2015) di barat parkiran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), tepatnya di depan hall Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), sekumpulan mahasiswa melakukan aksi 1000 tanda tangan dengan dipelopori salah satu mahasiswa angkatan Tahun 2010. Aksi tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penolakan atas kenaikan biaya perpanjangan skripsi/tesis. Mereka menolak adanya kenaikan biaya perpanjangan Skripsi/Tesis pada Semester Genap Tahun Akademik 2014/2015 yang semula Rp. 350.000,- menjadi Rp. 700.000,- .

Ardi Syihabuddin, salah satu mahasiswa angkatan tahun 2010 yang ikut tergabung dalam aksi tersebut menuturkan, meskipun sudah turun Surat Keterangan (SK) susulan yang menyebutkan bahwa terjadi pembatalan kenaikan biaya perpanjangan skripsi dari semula yang naik menjadi Rp 700.000,- dibatalkan kembali menjadi Rp.350.000,-. “SK tersebut, di tanda tangani kan tanggal 25 Februari, berarti baru kemarin, selang sehari. Padahal di sini tertera SK kebijakan sudah diputuskan pada 5 Januari 2015 lalu, itu kan nampak tergesa-gesa sekali,”terangnya sambil memegang SK yang berisi tentang pembatalan biaya perpanjangan skripsi.

Lebih lanjut, Panji Astowo selaku koordinator aksi 1000 Tanda Tangan mengatakan, “mahasiswa mungkin dianggap diam dengan keputusan ini (sambil memegang SK terbaru), untuk itu aksi 1000 tanda tangan ini sebagai salah satu cara dan wadah untuk menolak naiknya biaya skripsi.”[P]

*)Nurul Istinganah adalah salah satu anggota Magang di LPM Pendapa Tamansiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *