Tokoh Nasional dalam Karya Ong

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Ong Hari Wahyu (kiri) menyambut pengunjung yang datang melihat karyanya.
Ong Hari Wahyu (kiri) menyambut pengunjung yang datang melihat karyanya.

Suara Sinden melantunkan lagu campursari yang selaras dengan tabuh gamelan, menyambut pengunjung yang datang di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) (16/12). Selain disambut oleh iringan lagu campursari, pengunjung juga disuguhi hidangan makanan seperti, nasi kucing, soto Kudus, aneka macam kue, minuman kopi, jus buah dan makanan lain.

Acara tersebut bukanlah acara syukuran, melainkan acara pembukaan pameran tunggal visual art Ong Hari Wahyu. Ong, Begitu ia dipanggil, adalah salah satu seniman terkenal di Yogyakarta. Hingga tidaklah heran, walaupun malam pembukaan dibarengi dengan hujan deras, masih banyak pengunjung yang datang untuk melihat karya Ong. “Walaupun hujan saya tetap datang dan bertahan untuk melihat karya Pak Ong,” terang Leni salah satu pengunjung yang datang di BBY. Selain masyarakat umum, pameran ini juga dihadiri pula seniman-seniman dan budayawan, seperti Joko Pekik, Butet Kartaradjasa, Djaduk Ferianto, dan Garin Nugroho.

Menurut agenda, pameran yang bertema “Joyo Sumoyo” ini akan di buka dari tanggal 16-24 Desember. “Ini sampai tanggal 24,” terang Ong disela-sela kesibukannya menyambut pengunjung yang datang. Dalam pameran ini, Ong membawa 32 karyanya. “Kurang lebih 32 ya,” terang Ong.

Jika dilihat, banyak karya-karya Ong yang menampilkan para tokoh-tokoh nasional dan potret masyarakat Indonesia di masa prakemerdekaan, yang ia kemas dalam seni visual art. Seperi bentuk visual art dari R.A. Kartini, Tan Malaka, dan karya-karya Pramoedya Ananta Toer. Ketika ditanya karya mana yang terbaik dari sekian karya yang ia tampilkan, Ong menjawab semua karya yang ia bawa adalah karya terbaiknya. “Semuanyalah,” ungkapnya sembari tertawa. Ong juga mengatakan untuk membuat karya-karyanya ini, ia menghabiskan waktu selama 1 tahun. “Ini saya buat selama 1 tahun, sejak Januari lalu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *