16 Ormas di Bantul Menolak ISIS

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Puluhan Ormas pemuda tengah melakukan aksi damai penolakan Islamic State of Iraq and Syam (ISIS) di perempatan Masjid Agung Bantul pada Selasa siang (19/8). Foto: Eko Junianto/PENDAPA
Puluhan Ormas pemuda tengah melakukan aksi damai penolakan Islamic State of Iraq and Syam (ISIS) di perempatan Masjid Agung Bantul pada Selasa siang (19/8/2014). Foto: Eko/PENDAPA

Selasa (19/8/2014), belasan massa gabungan berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) pemuda melakukan aksi damai menolak (Islamic State of Iraq and Syam) ISIS. Aksi yang berlangsung di perempatan Masjid Agung Bantul ini berlangsung cukup tertib dan terkendali. Terlihat beberapa polisi berjaga demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Tercatat 16 Ormas turut ambil bagian dalam aksi kali ini: Anshor, Fatayat, IPNU, PMII, IPM, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, BM PAN, GAMKI, IMABA, FKPPI, PEMUDA PELOPOR, PPI, AMPI, dan PPAPRI. 16 Ormas yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tersebut selain melakukan orasi juga membagikan bunga pada pengguna jalan.

Dalam orasinya, Azhar Muhammad selaku koordinator lapangan menyatakan penolakan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Dia juga menolak adanya radikalisme agama atas nama apapun dan mendesak pemerintah untuk bertindak tegas.

Ditemui seusai aksi, Azhar juga mengiyakan adanya hubungan antara aksi tersebut dengan bendera ISIS yang sempat ditemukan di Pandak Bantul. “Kami mendapat laporan dari teman-teman Anshor dan lainya yang mengaku resah dengan berita tersebut, aksi ini kami lakukan agar pemerintah segera bertindak”, tuturnya.[P]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *