Sebelum Hilang

Sinar membias, lewat teras terkuras
menari,
menuju relung, pelung, hati beku diantara malam dan siang,
aku dan kamu, bersanding dalam metafora maknanya…
dan dalam sebuah asa yang kelabu…
matamu hadir, diatas meja makan yang berantakan!
Luluh lantah semua tubuhku,
dan tubuhmu yang beku,
Pucat pasi, lalu basi dan senyap

dan akhirnya…
Hilanglah, seluruh kamu,
dari sisiku.