Pentingnya Melahirkan Gagasan

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Hujan rintik membasahi seluruh halaman di Pendopo agung Tamansiswa senin sore (26/5). Hujan itu tidak menurunkan niat mahasiswa untuk mengikuti kegiatan diskusi di tempat bersejarah itu. Diskusi yang berjudul “Aktualisasi Filosofi Tamansiswa di Era Liberalisasi Pendidikan” diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (HMJP MIPA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) dan dihadiri tidak cuma mahasiswa MIPA FKIP UST saja tapi juga dosen UST dan mahasiswa umum.

Diskusi yang di mulai dari pukul 16.00 sampai dengan 17.30 WIB berlangsung sangat baik. Antusias peserta diskusi sangat tinggi, terlihat dari tanggapan mereka mengenai kondisi Tamansiswa itu sendiri. Banyak yang menyayangkan kondisi Tamansiswa di masa sekarang yang kurang begitu berperan dalam Pendidikan di Indonesia. Karena pada faktanya di UST kegiatan seperti diskusi jarang diadakan, padahal mahasiswa penting melahirkan gagasan terhadap Pendidikan di Indonesia.

Ardy Syihabuddin sebagai pemantik acara diskusi mengungkapkan, pendidikan di Indonesi belum sesuai dengan cita-cita bangsa. Untuk mencapainya harus diawali dari langkah awal. Para pemuda khususnya pemuda di Tamansiswa harus melahirkan gagasan. Karena pendidikan menetukan majunya sebuah bangsa.

HMJP MIPA berencana membuat kegiatan seperti diskusi ini menjadi kegiatan rutin. Mengingat betapa pentingnya ajaran Tamansiswa dalam Pendidikan di Indonesia, Ardy menyarankan kepada mahasiswa UST maupun non-UST untuk membuat kajian-kajian mengenai ajaran Tamansiswa. Karena penting bagi seluruh masyarakat mengetahui darimana Pendidikan di Indonesia ini berasal dan bagaimana Pendidikan di Indonesia itu yang sebenarnya.[p]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *