Pengajaran Lucu

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Pendidikan di negeriku adalah bongkahan kaca yang pecah

Jangan mendekat tanpa alas dan sarung tangan

Akhhh. .

Berapa banyak mereka yang tergores nasib para pembual itu

Dalam terang semua terlihat kabur dan berdebu

Dan buku-buku terlihat sayu bergeletak,,

Semua dibeli hanya untuk diperdagangkan kembali

Sudah ku bilang, jangan mendekat tanpa alas..

Lihatlah tanganmu dan tanganku yang terluka

Sebab tangan kita kosong tanpa apa-apa.??

Lantas engkau bertanya..

“Bagaimana caraku menyentuh dan mendapatkanya seperti anak menteri itu??”

Bayangkan saja sejarah, saat ilmu dan pengetahuan belum sampai pada kaki tangan mereka

Lalu panggillah nenek moyang serta para pahlawan

Biar mereka bertarung dan membunuh para caluk itu..

Jemputlah para ilmuan bangkit dari kuburnya

Katakan pada mereka betapa karya mereka diperjualbelikan secara sah

Kampus dan institusi pendidikan bagai pasar siang dan malam

Musibah dan kebodohan melanda kaum miskin yang kelaparan,,

Negeriku adalah pusat penjualan jasa otak yang kosong

Yang menghasilkan para koruptor dan istri-istri pejabat penjual pantat

Negeriku lucu, bagai tarian kupu-kupu

Di mana para bayi mengerti dan tertawa melihat tingkahnya

Pendidikan dan negeriku adalah sobekan kafan bendera putih yang dibelangkan

Astaga,,

Segera aku alami apa, hukumanku..

 

*M. Rusydi A. K.

Mahasiswa Pendidikan IPA 2013 UST

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *