Belajar Menulis Ya Menulis

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

"Menjiwai Menulis" Salah seorang pemateri, Hazwan Iskandar Jaya ikut memberikan pelatihan di Ruang pagelaran, Sabtu (7/12)
“Menjiwai Menulis”
Salah satu pemateri Diklat Dasar Jurnalistik, Hazwan Iskandar Jaya, memberikan pelatihan di Ruang pagelaran Pondok Pemuda Ambarbinangun, Sabtu (7/12). Foto : Rion / PENDAPA

Gedung yang biasanya sepi, dua hari ini terdengar gaduh, tepatnya di ruang pagelaran yang terletak di Pondok Pemuda Ambarbinangun Bantul bagian tengah. Sekitar dua puluh muda-mudi duduk santai dengan wajah nampak serius. Ditemani kipas angin model kuno, ruangan itu tetap terasa panas di siang harinya dan terasa panas juga di malam harinya. Tepat pukul 10.10 WIB, sabtu 7/12, tampak salah seorang berambut keriting berdiri di depan slide sebagai pemateri dengan tubuhnya yang kurus tinggi menatap tiap- tiap wajah peserta pelatihan penuh antusias. Dengan gaya ala Plato materi disampaikan secara mengkaji perlahan. Bukan mengajar teori-teori tentang menulis, tapi mengajak diskusi peserta pelatihan “agar lebih menarik”, ucap pemateri yang sering dipanggil Richi, mahasiswa Sanata Dharma yang juga aktif di LPM NATAS.

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) PENDAPA menyelenggarakan Pendidikan Latihan Dasar (DIKLATSAR) jurnalistik pada  6-8 /12 bagi seluruh anggota, khususnya bagi anggota pendapa yang masih magang. Dari materi kependapaan, keorganisasian, teknik menulis, layout & artistik, indepth news, opini & kolom, dan perusahaan diberikan secara bertahap. “Meskipun acaranya molor, tapi asik. Soalnya aku sekarang jadi tau apa itu organisasi dan gimana jurnalis itu”, ungkap indah, salah satu peserta pelatihan.

Sampai  pada materi puncaknya, penerjunan peserta latihan dalam peliputan berita. Materi- materi tersebut adalah materi dasar yang nantinya akan dijadikan bekal para peserta sebelum terjun ke dunia jurnalis yang harus siap meliput berita dengan tidak asal- asalan meliput.

“Belajar menulis ya dengan menulis itu sendiri, gak ada cara lain”, pungkas Richi dengan senyum dibibir hitamnya.[p]

Satu tanggapan untuk “Belajar Menulis Ya Menulis

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *