Mahasiswa PGSD Belajar Enterpreneurship

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Minggu pagi (10/11), beberapa mahasiswa jurusan PGSD yang sedang melakukan praktek mata kuliah kewirausahaan tengah sibuk melayani pelanggan di salah satu stand Sunday Morning | foto: Taofiq
Minggu pagi (10/11), beberapa mahasiswa jurusan PGSD yang sedang melakukan praktek mata kuliah kewirausahaan tengah sibuk melayani pelanggan di salah satu stand Sunday Morning | foto: Taofiq

Sinar mentari yang menyusup di sela rimbun daun pepohonan sekitar Jalan Notonegoro menjadikan Minggu pagi (10/11) di Sunday Morning (Sunmor) wilayah Universitas Gadjah Mada semakin cerah saja. Sunmor adalah pasar dadakan yang berada di keitar lembah UGM. Pedagang mulai sibuk menjajakan dagangannya, bukan hanya pedagang umum saja, akan tetapi ada beberapa mahasiswa yang ikut serta menjajakan produk mereka. Kegiatan tersebut menjadi bukti dimana mahasiswa sekarang ini harus mandiri dan berjiwa enterprenuer.

Dari sekian banyak mahasiswa yang mulai berani merintis usaha, mahasiswa dari jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) ikut meramaikan kegiatan berdagang di Sunmor. Bukan tanpa alasan mereka memasarkan produk mereka, hal ini dikarenakan mahasiswa jurusan PGSD UST tersebut mendapat mata kuliah Kewirausahaan. Mahasiswa di wajibkan untuk belajar memasarkan produk kegiatan wirausaha mereka. “Ini kita mendapat tugas untuk jualan produk dua jenis yaitu minuman dan makanan” terang Purwoso, salah satu mahasiswa PGSD.

Beberapa macam produk yang mereka hasilkan diantaranya adalah: Suramadu (Sushi Rasa Mangga Madu), Es Bude, Peyek Cabai, Puding Ubi Ungu, Jamur Waroeng Sarang Fue Hie, Happy Juice, Jago Raco (Jagung Godok Rasa Coklat), Sego Tirai, Tiwul Rambak Ijo, Jaka Lumud ( Minuman Jahe Kelapa Muda), Sushi Singkong, dll. Purwoso menjelaskan bahwa produk tersebut merupakan hand made dari anak-anak PGSD. Meski harus diakui oleh Purwoso bahwa sejauh ini penjualan masih belum begitu banyak produk yang laku terjual. “Mungkin karena kita masih baru dan kurang pengalaman,” pungkasnya.[p]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *