Belum Membayar SPP Variabel, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ikut UAS

Pasca pengumuman yang menerangkan bahwa batas waktu pembayaran SPP variabel dan sumbangan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah tanggal 14 Juni 2013, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) melalui Biro Administrasi Umum (BAU) dan Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) mengeluarkan surat edaran yang memberikan pengumuman bahwa waktu pembayaran SPP variabel dan sumbangam Tri Dharma diperpanjang sampai Jum’at (21/6).

Dra. Hj. Trisharsiwi, M.Pd. selaku Kepala BAU saat ditemui PENDAPA menerangkan bahwa hari Jum’at (21/6) merupakan hari terakhir pembayaran SPP variabel dan sumbangan Tri Dharma PT. “Tepat hari ini ( Jum’at. red)  merupakan tanggal pembayaran terakhir bagi mahasiswa yang molor membayar. Tidak ada toleransi lagi bagi mahasiswa di atas angkatan 2012 yang belum melunasi sumbangan Tri Dharma PT, karena jika tidak ada ketegasan maka mahasiswa akan tetap mengulur-ulur waktu pembayaran,” terang Nyi Trisharsiwi.

Sedangkan untuk mahasiswa angkatan 2012, lanjut Nyi Trisharsiwi, batas pembayaran sumbangan Tri Dharma PT adalah sampai Desember 2013. Di awal pendaftaran ulang mahasiswa sudah ada pemberitahuan soal teknis pembayaran Tri Dharma PT, yaitu dengan cara mengangsur beberapa kali sebelum akhirnya jatuh tempo, yaitu Desember 2013.

“Hari ini (Jum’at .red) adalah waktu paling lambat pembayaran khusus SPP variabel. Tidak memandang mahasiswa mau angkatan tahun berapa, jika masih banyak yang belum membayar tidak ada toleransi lagi karena toleransi sudah beberapa kali diberikan dan pihak kampus sudah memberikan himbauan. Tidak boleh mengikuti ujian adalah resiko jika tetap saja masih ada mahasiswa yang belum membayar,” terangnya.

Hal yang serupa juga diungkapkan Kepala BAAK, Drs. Veator Renyaan, M.Pd. Ki Veator Renyaan menerangkan bahwa jika masih ada yang belum melunasi maka mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti UAS Genap 2012/2013. Konsekuensi lain ketika mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti UAS Genap 2012/2013 adalah nilai semester genap 2012/2013 yang tidak dikeluarkan. “Status mahasiswa yang demikian bukanlah cuti, ia masih terdaftar sebagai mahasiswa aktif UST karena ia telah membayar biaya SPP tetap ketika Herregistrasi semester genap 2012/2013. Hanya saja ia dianggap tidak kuliah karena tidak melakukan kewajibannya dalam membayarkan biaya SPP Variabel,” terangnya.

Dikatakan, tidak ada istilah rugi untuk mahasiswa yang tidak membayar SPP Variabel jika tidak diperkenankan ikut ujian, toh dia tidak membayar. Kecuali kalau dia membayar kemudian tidak diterbitkan kartu ujiannya baru disebut rugi. “Kalau besuk kuliah lagi, ya mengulang lagi. Mahasiswa tidak dicutikan. Berbeda dengan cuti, karena cuti dari awal membayar Rp 350.000,00 dan menyatakan cuti. Sedangkan ini ia menyatakan kuliah dan ia membayar biaya SPP tetap sebesar Rp 700.000,00 tapi dua minggu sebelum UAS dia belum bayar SPP variabel. Dia belum bayar ya sudah, tidak diperkenankan ujian dan nilai tidak keluar karena dia belum bayar,” tambahnya.[p]