Ki Renyaan : Pembayaran Tri Dharma Mengikuti yang Tertulis di Kuitansi

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Untuk pertama kalinya Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) melakukan kebijakan untuk menerbitkan surat edaran yang mencantumkan nama mahasiswa dan jumlah tanggungan sumbangan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang belum lunas. Hal tersebut tampak di berbagai papan pengumuman jurusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa bagi mahasiswa yang belum membayar biaya variabel maupun sumbangan Tri Dharma Perguruan Tinggi wajib melunasi sanpai tanggal 14 Juni 2013. Tertulis pula bahwa apabila mahasiswa yang bersangkutan tidak membayar seperti ketentuan maka tidak diperkenankan mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS).

Akan tetapi, perbedaan batas waktu pelunasan sumbangan Tri Dharma yang tertera dalam sebagian kuitansi pembayaran mahasiswa angkatan 2012 dengan pengumuman yang ada di papan informasi menjadikan suatu kebingungan. Batas akhir pelunasan Tri Dharma yang tertera pada beberapa kuitansi mahasiswa tahun 2012 adalah Desember 2013, sementara batas waktu yang terpasang pada pengumuman adalah tanggal 14 Juni 2013.

Selaku Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) UST, Veator Renyaan, M.Pd. saat ditemui PENDAPA di ruang kerjanya menanggapi kebingungan tersebut. Ki Renyaan menerangkan mahasiswa yang pada kuitansinya tertera batas waktu Desember 2013 dapat mengikuti batas waktu yang tertulis pada kuitansi. Meski sebenarnya, batas akhir pembayaran sumbangan Tri Dharma untuk mahasiswa angkatan 2012 adalah sebelum UAS genap 2012/2013.

Ki Renyaan menjelakan bahwa pada dasarnya biaya Tri Dharma untuk mahasiswa angkatan 2012 dapat dibayarkan empat kali dengan ketentuan dasar sebagai berikut: pembayaran ke-1 saat registrasi penerimaan mahasiswa baru, pembayaran ke-2 sebelum UTS semester ganjil 2012/2013, pembayaran ke-3 saat Herregistrasi semester genap 2012/2013, pembayaran ke-4 sebelum UAS genap 2012/2013, yakni sampai 14 Juni 2013.

Sementara itu, Andri Waskita Aji, SE, M.Sc. Akt. selaku Wakil Rektor II UST saat ditemui PENDAPA menegaskan bahwa menurut keputusan yayasan, pelunasan sumbangan Tri Dharma hanya diberi waktu satu tahun. Artinya apabila apabila mahasiswa masuk pada tahun ajaran 2012/2012, maka mahasiswa harus melunasi sumbangan Tri Dharma pada semester genap 2012/2013. Bahkan sebetulnya pelunasan sumbangan Tri Dharma tidak sampai pada akhir semester genap, melainkan pada bulan April 2013 dan keputusan seperti ini sudah tertera dalam brosur sehingga seharusnya mahasiswa baru sudah tau tentang hal ini.

Menurut keterangan dari Ki Renyaan, seharusnya semua kuitansi tertulis kapan batas terakhir pelunasan biaya Tri Dharma. Karena, surat panggilan untuk Mahasiswa Baru sudah tertera penjelasan kapan mahasiswa harus melunasi biaya Tri Dharma. Sehingga, apabila ada mahasiswa yang mendapatkan kuitansi sedangkan di dalamnya tidak tertera kapan batas akhir pelunasan Tri Dharma, maka ketentuan kapan ia harus membayar adalah tanggal 14 Juni 2013. Ki Renyaan pun menjelaskan apabila uang Tri Dharma bagi mahasiswa angkatan 2012 belum bisa dibayarkan mungkin tidak ada masalah karena yang paling utama harus dilunasi adalah biaya SPP Variabel (SKS) karena tidak ada toleransi untuk keterlambatan pembayaran SPP Variabel hingga tanggal 14 Juni 2013.

“Terlepas dari itu, mungkin petugasnya salah ketik dan tidak mungkin kami ralat yang tertulis itu. Jadi, sebaiknya konfirmasi ke saya agar saya yakin benar–benar tertulis seperti itu adanya,” ujar Ki Renyaan.[p]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *