Seminar Industrialisasi Nasional

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Seminar Nasional Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri yang diselenggarakan UST dalam rangka Dies Natalies ke 59
Para pemateri Seminar Nasional yang diselenggarakan UST dalam rangka Hari Pendidikan Nasional dan Dies Natalies ke-58

Seminar Nasional dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) serta Dies Natalies ke-58 diselenggarakan di Kampus Kebangsaan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST). Acara yang diselenggarakan pada Sabtu (04/5) bertempat di ruang Ki Sariono Mangunpranoto itu dihadiri sekitar 100 orang Pesetra.

Acara yang bertemakan “Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri: Memberdayakan Rakyat untuk Aktif Menggerakkan Industrialiasasi Nasional” menghadirkan Prof. Dr. Sri Edi Swasono yang merupakan ketua Majelis Luhur Tamansiswa (MLPTs),  Prof. Dr. Ir Ginandjar Kartasasmita, Suryo Bambang Sulisto, B.Sc, MBA, serta beberapa beberapa tokoh sebagai pencerah, yaitu: , Prof. Dr. Rahadi Ramelan, Poppy Dharsono, Ir. Imam Taufik, dan Ir. Rizki Ferianto.

Dalam sambutannya, Ki Sri Edi Swasono mengungkapkan, “Kita harus tampil dan bangkit, mengangkat kembali Tamansiswa.”  Selain itu, Ki Edi juga menegaskan untuk meningkatkan peran nasional khususnya pendidikan dan kebudayaan sebagai proses mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.

Rahadi Ramelan sebagai seorang pengamat teknologi dan masyarakat dalam seminar menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro semakin meningkat. Rahadi juga menampilkan data dari berbagai asumsi yang memperkirakan bahwa penduduk Indonesia di tahun 2030 akan berjumlah 310 juta dan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 9,914 triliyun rupiah. “Kurun waktu sebelumnya kita pernah mengenal berbagai kebijakan industri seperti, subsidi impor, broad base export oriented industry, technology and industrial policies-indusrti strategis,” tambahnya.

Sementara itu, Poppy Dharsono yang merupakan salah satu anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menjelaskan bahwa dalam pemberdayaan masyarakat perlu adanya pengembangan dan penguatan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berperan secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi maupun penyediaan lapangan kerja. “Selain itu untuk penguatan jati diri bangsa dapat berpedoman pada ajaran luhur Ki Hadjar Dewantara: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani,” pungkasnya.[p]

“Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri: Memberdayakan Rakyat untuk Aktif Menggerakkan Industrialiasasi Nasional”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *