Adu Tangkas Pencak Silat

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Dua peserta kejuaraan pencak silat SMA tingkat Nasional tengah beradu ketangkasan | foto: Indra
Dua peserta kejuaraan pencak silat SMA tingkat Nasional tengah beradu ketangkasan | foto: Indra

Dua siswa tengah beradu kemampuan saling menendang, bahkan tak jarang saling membanting di atas arena berlantai spons hijau yang dikelilingi lima wasit. Sorak sorai pendukung pun memenuhi arena di gedung Graha Wana Bhakti Yasa, Yogyakarta. Acara kejuaraan pencak silat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) tingkat Nasional tersebut diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Dewantara dalam rangka memperingati hari jadi ke-58 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST).

UKM Tapak Suci Dewantara UST bekerjasama dengan Majelis Mahasiswa Universitas Keluarga Besar Mahasiswa (MMU-KBM) UST, UKM Pencak Silat Universitas Negeri Yogyakarta dan UKM Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan. Dimulai tanggal 24 sampai dengan 26 April 2013, dan diikuti oleh 250 peserta dari 57 SLTA seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Melalui Budaya dan Olahraga, Kita Tingkatkan Prestasi”, Sugiarto selaku ketua panitia menyatakan alasannya yaitu olahraga khususnya pencak silat sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki ciri khas yang tidak dimiliki budaya lain.

Menurut Sugiarto, penilaian dilakukan oleh dewan wasit dari Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI). Pertandingan terdiri dari tiga babak dengan waktu 1,5 menit bersih, dan nanti pada akhir pertandingan (final) akan menyisihkan tiga peserta sebagai pemenang dengan hadiah piala bergilir serta uang pembinaan. “Ki Pardimin selaku Rektor juga menyambut baik atas terselenggaranya kejuaraan pencak silat ini,” ungkap Sugiarto.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *