Rekonsiliasi Teknik Industri Belum Capai Kesepakatan

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Acara rekonsiliasi antara mahasiswa Teknik, pihak Dekanat serta pihak Rektorat belum menemukan kesepakatan mengenai penyelesaian kemelut yang terjadi di Fakultas Teknik. Acara yang diadakan di Ruang 203 kampus I itu dihadiri oleh Rektor, seluruh Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, dosen-dosen Teknik, perwakilan lembaga mahasiswa serta sebagian mahasiswa Teknik.

Pada awal pertemuan, salah satu perwalikan dari Lembaga Kemahasiswaan mengungkapkan bahwa kekeluargaan antara mahasiswa, pihak program studi dan pihak Dekanat kurang bagus. “Masalah akreditasi adalah masalah utama pada sore hari ini. Mengundur borang adalah tindakan yang tidak tepat sehingga hal tersebut menjadi masalah besar bagi mahasiswa,” papar Muhammad Ridlo, salah satu pengurus Majelis Mahasiswa Fakultas (MMF) Teknik bidang advokasi.

Hingga pukul 17.30 WIB, acara yang dimulai sekitar pukul 15.20 WIB itu belum menghasilkan kesimpulan yang dapat diterima semua pihak. Kegiatan rekonsiliasi sore itu lebih banyak mendengarkan argumen, pendapat maupun tanggapan dari berbagai pihak baik yang pro maupun yang kontra terhadap pengembalian Ki Suhartono ke Kopertis.

Rektor pun akhirnya merekomendasikan kepada Dekan untuk merencanakan acara rekonsiliasi yang kedua karena rekonsiliasi yang pertama tidak mencapai titik temu.

Menanggapi tidak tercapainya kesepakatan, Drs. Hadi Pangestu Rihardjo, S.T, M.T saat ditemui PENDAPA setelah acara selesai mengungkapkan bahwa seharusnya memang diadakan pertemuan kembali karena pertemuan yang pertama tidak mencapai kesepakatan.

2 tanggapan untuk “Rekonsiliasi Teknik Industri Belum Capai Kesepakatan

  • 31 Januari 2013 pada 14:11
    Permalink

    rekonsiliasi……??? kayak partai ajah…

    Balas
  • 4 Februari 2013 pada 22:34
    Permalink

    rekonsiliasi berarti ada salah satu pihak yang salah donk…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *