Seminar Nasional dari Menwa UST

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Seminar Menwa
Suasana Seminar Nasional yang diselenggarakan Resimen Mahasiswa (Menwa) UST, di Dewantara Convention Room, Sabtu (29/9). | Foto: Seno Dwi S.

Dewantara Conventation Room, Universitas Sarjamawiyata Tamansiswa (UST) menjadi tempat diadakannya Seminar Nasional, yang diselenggarakan Resimen Mahasiswa (Menwa) Dewantara UST, Sabtu (29/9).

Peserta seminar berasal dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Diantaranya; dari Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakatra, Universitas Islam Negri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan Universitas Pertanian Yogyakarta.

Seminar yang dimoderator Arif Bintoro Johan, mengangkat tema “Revitalisasi Nilai-nilai Kebangsaan dalam Sistem Pendidikan di Era Kapitalisme Global.” Pemateri pada seminar tersebut diantarnya; Arif Fachrudin Achmad, SE (Ketua Umum Eksekutif Nasional, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi), Prof. Slamet PH. MA, MLHR, Ph.D (UNY), dan Rusdianto (Pemprov DIY).

Arif Fachrudin, dalam makalahnya menjelaskan bahwa, Indonesia kini berada dalam lingkaran “setan” kapitalisme. Selain itu, nusantara –dalam hal ini Indonesia- juga masih berada dalam cengkeraman kaum imperalis. Dengan asumsi, bahwa Indonesia saat ini masih dikuasai oleh pemodal asing.

Disisi lain, Prof. Slamet PH. MA, MLHR, Ph.D, menjelaskan tentang “Stategi Pendidikan Nasional dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi.” Slamet mengatakan, bahwa membanjirnya satuan pendidikan asing ke Indonesia bisa membawa nilai-nilai dari negara mereka yang mungkin berbenturan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sistem pendidikan Indonesia. Sehingga, dikhawatirkan terjadi invasi nilai-nilai ke-Indonesia-an.

Dalam diskusinya, Rusdianto menuturkan, “Karakter manusia Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berlandaskan Pancasila, merupakan kunci yang sangat penting untuk mewujudkan cita-cita perjuangan dan guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.”

Ardy Syihabuddin, ketua panitia, mengatakan bahwa, tujuan diadakan kegiatan ini adalah guna menumbuhkan semangat nasionalisme pada generasi muda dan juga menyiapkan kader yang siap memimpin di masa mendatang.

Kegiatan tersebut akan dilanjutkan besok, Minggu (30/9), dengan acara Lomba Seni Tari Tradisional, yang akan dimulai pada pukul 17.00 hingga selesai. [p]

Satu tanggapan untuk “Seminar Nasional dari Menwa UST

  • 22 Februari 2013 pada 19:24
    Permalink

    Most of Indonesian do not book hotel online (by innetret). They usually book hotel by phone, but you should know the name of the hotel and phone number.Here is some hotels in Yogyakarta:1. Sheraton Mustika Resort Spa Yogyakarta2. Inna Garuda Yogyakarta3. Santika Hotel Yogyakarta4. Duta Garden Hotel (+62 274 373482) good price

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *