Gara-gara SNMPTN, Kegiatan DMC di Pindah

Banyak masyarakat kita menilai bahwa kedudukan maupun nama baik dijadikan sebagai ukuran tingkat kesuksesan seseorang, begitu pula di dalam lingkungan akademik, prestasi belajar dengan nilai yang tinggi menjadi patokan kesuksesan. Sehingga segala hal akan dilakukan orang untuk mencapai patokan-patokan yang diciptakan oleh kebanyakan orang. Hingga terjadi pergeseran niat belajar di sekolah atau kampus yang dulunya untuk cerdas tapi sekarang untuk mencari pekerjaan. Kebanyakan mahasiswa pun setelah lulus akan mencari pekerjaaan, sebuah jawaban  yang terlontar jika ditanya apa yang akan dilakukan setelah lulus nanti. Mereka sama sekali tidak berpikir untuk membuat lapangan pekerjaan baru.

Hal di atas merupakan sebagian kecil isi dari Training Motivation yang diadakan oleh Dewantara Muslim Community (DMC) di Gedung Pendidikan Islam (GPI) Celeban, Minggu (10/6). Training Motivation ini mengangkat tema ‘Menjadi Mahasiswa Yang Berprestasi Dan Berkarakter Unggul Di Tengah Globalisasi’. Dalam Training Motivasi kali ini, dihadiri oleh Ir. Suhartono selaku pembimbing DMC, Ustadz Dr. Sutarman sebagai pengisi acara dan diikuti oleh 31 peserta yang merupakan mahasiswa UST.

“Kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi yang ditujukan pada mahasiswa muslim Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) bahwa di Dewantata Muslim Comunity (DMC) selalu mengadakan kegiatan seperti ini setiap satu periode satu kali, walaupun bentuk dari kegiatannya tidak mesti sama namun tujuannya tetap sama,” ungkap M. Natsir selaku ketua penyelengara. Kegiatan ini juga diramaikan dengan  bazar buku dari penerbit Pro-U Media.

Fak Izin selaku Ketua DMC mengatakan dalam kegiatan ini sempat ada kendala mengenai tempat kegiatan yang semula akan dilaksanakan pada ruang 101-104 Gedung PGSD. “Kami sudah membuat surat kepada PGSD dan tidak ada masalah mengenai tempat, namun malam itu, (red: Sabtu (9/6) malam) kami sedang melakukan persiapan tempat di ruang PGSD, tiba-tiba datang orang yang mengatakan Dekan tidak mengizinkan karena ada sterilisasi untuk penyelenggaraan SNMPTN, maka kegiatan kami secara mendadak dipindahkan di GPI,” cerita Fak Izin yang dihubungi melalui telepon.