UST Mewisuda 321 Mahasiswa

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

Sabtu(26/5), prosesi upacara wisuda di Jogja Expo Center (JEC) berlangsung khidmat.|FOTO:PENDAPA/Lala

Sabtu (26/5), Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) mewisuda 321 mahasiswa. Mahasiswa yang diwisuda meliputi S1 dengan 246 lulusan dan S2 dengan 75 lulusan dari lima fakultas. Terdiri dari Fakultas Teknik, Fakultas Psikologi, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Acara tersebut berlangsung di Arjuna Room lantai 2 Jogja Expo Centre (JEC). Proses wisuda tersebut dipimpin oleh Rektor UST Yogyakarta, Ki Pardimin.

Dalam wisuda tersebut, terdapat 12 wisudawan-wisudawati  yang mendapat Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3 lebih yakni: Rifatul Maghfiroh S.Pd, Inggit Satitingsih S.Pd, Sariyana S.Pd, Nuryani Dwi Astuti S.Pd, Mukson Budianto S.Pd, Isna Kurnia Dewi S.Pd, Bernandus Heri Hartanto S.E, Eli Setiawati S.Psi, Stefanus Rada S.T, Drs. Widodo Sunarno, MM, drh Gagak Doni Satria MP M.Pd, dan Meliana Kratika Sudhayati S.Pd M.Pd.

Menurut Ketua Panitia wisuda, Ki Veator Renyaan, acara wisuda kali ini berjalan lancar, tidak ada kendala yang begitu berarti. “Pada wisuda periode II ini seharusnya yang lulus ada 330, akan tetapi ada sembilan mahasiswa yang tidak mendaftar wisuda sehingga yang diwisuda hanya 321 mahasiswa.” tutur Ki Veator Renyaan.

Sehari sebelumnya, Jum’at (25/05) para wisudawan dibekali pengembangan karier dalam acara Seminar Pengembangan Karier bekerjasama dengan jobstreet.com. Menurut Ki Veator Renyaan yang juga Kepala Biro Administrasi Akademik Kampus (BAAK) UST, acara ini merupakan bukti bahwa UST memperhatikan alumni. “Jangan sampai mahasiswa lulus tetapi sulit mencari pekerjaan karena banyak badan yang membutuhkan pegawai yang menghubungi UST.” pungkasnya.

Satu tanggapan untuk “UST Mewisuda 321 Mahasiswa

  • 29 Mei 2012 pada 02:11
    Permalink

    Hi.. hi di depan mata wisudawan ada beberapa dosen dan Rektornya pernah melakukan perzinahan dengan istri orang, bagaimana tuh…. pendidikan moral agamanya apa sudah gak perlu lagi.. cukup tutup mata dan tutup hidung kan cuma bangkai he he he?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *