Ketidakpastian Nasib Sarjana Muda

Save pagePDF pageEmail pagePrint page

“Menurut info yg di dpt dr BAAK, ternyata ijin operasional PT. Mesin, Matematik dan brapa prodi yg ada di FKIP blom diperpanjang. Ini mengakibatkn smpai saat ini ijasah wisudawan blum bs keluar. Jgnkan berhrp akreditasi jk ijin operasional blom diprpanjang. Saat ini para wisudawan msh trkatung2 akibat blum keluarnx ijasah yg blom dipastikan waktunx. Apakah hal ini jg akn terjadi pd anda? Semua tergantung sejauh mana usaha kwn2 utk mengadvokasi hal ini”. Demikian bunyi pesan singkat lewat sms.

Pesan singkat ini beredar di kalangan civitas akademika mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) beberapa waktu lalu. Menanggapi hal tersebut, Kelik Priyanto berpendapat bahwa masalah ijin operasional memang menjadi masalah utama, karena menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan pada program studi itu sendiri. Kelik adalah salah satu wisudawan dari program studi (Prodi) Pendidikan Teknik Mesin yang ijazahnya belum keluar.

“Keterangan dari Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), saya lupa nama ibunya, karena ijin operasional belum turun jadinya ijazah belum bisa dikeluarkan dan belum bisa dipastikan juga kapan keluarnya,” kata Antika Wulan Suharto Putri, salah satu wisudawati dari prodi Pendidikan Matematika ketika ditemui Pendapa di waktu hampir bersamaan.

Di tempat terpisah, Drs. Hazairin Eko Prasetyo M.S selaku Wakil Rektor I UST menanggapi bahwasannya pesan singkat yang beredar tersebut tidak layak ditanggapi. Hal ini dikarenakan tidak jelas asal-usulnya.

Tentang ijin operasional yang belum turun, Hazairin Eko membenarkan hal tersebut. Ia menuturkan bahwa, memang ijin operasional bulan Agustus lalu sudah habis. Akan tetapi, sudah kami lakukan perpanjangan bulan November lalu. Keterlambatan ini terjadi karena ada kesalahan pada sistem online-nya DIKTI sehingga pengeluaran ijazah untuk wisudawan awal bulan Desember lalu masih ditunda.

“Kita pernah mengalami 2 tahun ijin terkendala yaitu 2007-2009. Ijinnya baru turun pada tahun 2009, namun berlakunya untuk tahun 2007. Itu artinya kita (UST) masih tetap legal dalam mengeluarkan ijazah karena ada peraturan yang berlaku mundur itu tadi,” tutur Hazairin Eko.

Ketua BAAK, Drs. Veator Renyaan, M.Pd membenarkan bahwa ada kerusakan pada server DIKTI di awal bulan Desember ini. Ijazah sudah siap, tapi izinnya yang belum keluar. Itu bukan masalah. Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lain juga mengalami hal hampir yang sama.

Namun apapun alasanya, kampus harus bisa secepatnya menyelesaikan urusan ini karena akibatnya akan berdampak sangat besar bagi para sarjana muda universitas ini. “Beban moral juga pada orang tua. Jika terus bertele-tele, nanti kami (para wisudawan.red) akan mengadakan sesuatu,” tegas Wulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *